Per Pekan, 400 Ton Sampah Basah Diangkat dari Kali Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tumpukan sampah di bantaran kali . SP/RRI
Tumpukan sampah di bantaran kali . SP/RRI

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Saat memasuki musim penghujan, Perum Jasa Tirta (PJT) I mengingatkan warga agar tidak kaget jika nantinya ada perubahan kualitas air sungai di Kali Surabaya . Lantaran kualitas air sungai di musim hujan tidak semakin baik, tetapi semakin jelek karena limbah di permukiman masuk sungai.

Direktur Utama PJT I Raymond Valiant Ruritan menjelaskan sebagian besar memang limbah rumah tangga seperti popok, plastik dan lain sebagainya. “Penurunan kualitas air sungai tersebut biasanya ditandai dengan penurunan kadar oksigen terlarut dalam air” ujarnRaymond Valiant Ruritan, Kamis (7/10/2021).

Menurutnya, standar oksigen terlarut dalam air mencapai 2 hingga 4 miligram per liter agar air bisa masuk pada golongan yang bisa diolah kembali. Dan biasanya, jika oksigen turun di bawah 2 miligram per liter, maka akan terjadi fenomena ikan mabuk.

"Kalau terjadi ikan mabuk dimanapun itu, tolong hubungi kami. Itu biasanya karena penurunan oksigen. Tetapi kalau ada bau atau warnanya berubah, berarti ada yang membuang limbah. Ini kemarin sempat terjadi di Bengawan Solo. Air sungai menjadi coklat tua. Ternyata ada industri alkohol yang membuang limbah ke sungai," ungkap Raymond.

Menurut Raymond, jumlah sampah yang ada di sepanjang Kali Surabaya terus bertambah. Saat ini, ada sekitar berkisar 400 ton sampah basah per Minggu yang bisa diangkat dari Kali Surabaya. Volume sampah tersebut akan kian tinggi di saat tertentu seperti musim penghujan. Sebagian besar sampah padat seperti plastik.

"Dari pengamatan kami, jenis sampah semakin banyak. Kalau dulu di hulu itu 30 persen adalah sampah anorganik, sekarang naik menjadi 40 persen seperti plastik kaca dan berbagai material yang tidak bisa diuraikan," ujarnya.

 Hal ini diakibatkan oleh perubahan pola hidup masyarakat, utamanya di masa pandemi.

"Banyak orang yang tinggal di rumah sebenarnya mengakibatkan kenaikan jumlah sampah rumah tangga. Untuk itu kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai," ucap Raymond.

Agar tidak terjadi banjir, BUMN pengelola sumber daya air itu juga telah menyiapkan tiga unit eskavator apung untuk pengambilan sedimen dan sampah dari sungai sepanjang musim hujan.

"kami akan lakukan pengambilan sedimen di sungai dari Wringin Anom hingga Gubeng. Kami juga akan imbau, minta tolong kepada pemerintah kabupaten kota untuk urusi sampai karena sampah sebenarnya tanggung jawab pemkab atau pemkot," ujar Raymond.sb4/na

Berita Terbaru

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Nextgen Student League (NSL) memasuki musim keempat dengan cakupan kompetisi yang lebih luas. Kompetisi basket pelajar yang lahir di S…

60 Kepala Sekolah Madrasah  Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

60 Kepala Sekolah Madrasah Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Sebanyak 60 kepala sekolah Madrasah di lingkungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Lamongan resmi dilantik, Sabtu (19/9/2026), ya…

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…