30 Daerah di Jatim Nihil Kematian Akibat Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seorang warga yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 membawa spanduk bertuliskan ucapan terima kasih kepada tenaga medis saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabaya. SP/ANT
Seorang warga yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 membawa spanduk bertuliskan ucapan terima kasih kepada tenaga medis saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabaya. SP/ANT

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Sebanyak 30 kabupaten/kota di Jawa Timur telah nihil atau nol kematian akibat Covid-19. Sejumlah daerah ini  membuktikan kematian akibat Covid-19 di Jatim terus berkurang.

Berdasarkan data Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim pada Jumat  (8/10), jumlah penambahan kematian di Jatim mencapai angka terendah selama pandemi yaitu tujuh kasus.

Sementara itu, pada Sabtu (9/10) tercatat ada delapan kasus. Penambahan tersebut berasal dari Kota Batu, Kota Surabaya, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Jember, Kabupaten Malang, Kota Blitar, Kabupatem Ponorogo, dan Kabupaten Nganjuk.

"Masing-masing kabupaten/kota tersebut terdapat sebanyak satu kasus kematian," ucap Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa.

Adapun untuk 30 kabupaten/kota lainnya di Jatim tercatat sebanyak nol kasus kematian Covid-19. Hal ini berarti 78,95 persen daerah di Jatim terdapat nol kasus kematian.

Atas capaian tersebut, Khofifah menyampaikan terima kasih dan bersyukur atas kerja keras, sinergi, doa serta kolaborasi dari tenaga kesehatan. Tak terkecuali dari pemkab/pemko dan Forkopimda se-Jatim, serta seluruh elemen strategis masyarakat.

Menurut Khofifah, terdapat beberapa hal yang membuat bertambah rendahnya kematian di Jatim. Yaitu adanya kemampuan respon yang adequate. Respon ini dibagi atas kapasitas tracing yang cukup, ditunjang jumlah testing yang memadai mencapai 170 ribu per pekan, serta positivity rate yang rendah mencapai 0,49 persen per pekan.

Dengan langkah-langkah tersebut, kasus-kasus terkonfirmasi positif bisa ditemukan lebih awal. Proses isolasi pun bisa cepat dilakukan dan kemungkinan kasus-kasus menyebar pada orang berisiko tinggi bisa dihambat.

"Dengan demikian kematian bisa ditekan,” kata perempuan yang pernah menjabat sebagai Mensos RI tersebut.

Selanjurnya, tingkat tracing di Jatim yang sudah mencapai 22,52 rasio kontak erat/kasus konfirmasi juga telah membuat kasus-kasus terkonfirmasi bisa dihentikan. Artinya, langkah ini berhasil untuk tidak menulari kepada mereka yang berisiko tinggi atau komorbid. Dengan demikian, mereka tidak tertular Covid-19 dengan gejala berat.

Selain itu, Khofifah juga mengungkapkan, BOR RS di Jatim juga sudah cukup rendah. Bahkan menurut RS On line Kemenkes RI per 9 Oktober 2021 menunjukkan BOR  ICU Covid-19 komulatif Jawa Timur tercatat  tujuh persen, isolasi empat persen dan RS Darurat Covid-19 dua persen.

Sebagaimana diketahui sesuai standard dari WHO (organisasi kesehatan dunia), BOR di RS harus di bawah 60 persen. Dengan demikian, maka BOR di Jawa Timur baik ICU, Isolasi maupun RSDC sudah sangat jauh di bawah rekomendasi WHO. "Yaitu di bawah 60 persen," katanya.

Meski demikian, Khofifah tidak pernah berhenti mengingatkan sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) dan percepatan vaksinasi.

Langkah ini penting karena kedisiplinan menjalankan prokes dan percepatan vaksinasi  menjadi salah satu kunci untuk melindungi diri dari penularan Covid-19.

“Tetap pakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, hindari kerumunan. Saya mohon mari jaga bersama, jangan lengah, jangan kendor,” kata dia menambahkan.sb1/na

Berita Terbaru

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Malang - Anggaran bagi kelompok rentan kerap terserap dalam kegiatan sosialisasi singkat dan seremoni tanpa keberlanjutan. Kelurahan…

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kabar bahagia datang dari dunia hukum di Jawa Timur. Pengacara muda yang tengah naik daun, Billy Handiwiyanto, resmi menggelar…

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – HGI City Cup 2026 Surabaya Fest tidak hanya menghadirkan kompetisi domino, tetapi juga memberi dampak signifikan terhadap pelaku usaha …

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pencak silat yang a…

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…