Kalapas Hingga Kakanim Adu Titis Tembak Pistol Eksekutif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Uji ketangkasan menembak yang digelar Kanwil Kemenkumham Jatim yang melibatkan seluruh kepala satker jajarannya. SP/Budi Mulyono
Uji ketangkasan menembak yang digelar Kanwil Kemenkumham Jatim yang melibatkan seluruh kepala satker jajarannya. SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kanwil Kemenkumham Jatim menggelar uji ketangkasan yang melibatkan seluruh kepala satker jajarannya. Mulai dari Kalapas, Karutan, Karupbasan, Kabapas, Kepala BHP hingga Kepala Kanim diuji ketangguhannya melalui Lomba Tembak Pistol Eksekutif dalam rangka Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2021.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tembak Manggala Bhakti Yudha itu dibuka Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono pada Sabtu (16/10). Dia mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang baik dengan Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir Karang Pilang Surabaya yang dipimpin Kolonel Marinir Hadi Santoso.

Menurut Krismono, kejuaran ini adalah ajang silaturahmi antar instansi dan kepala satker jajarannya. Olahraga menembak dipilih karena selain olahraga, juga menjadi ajang olah rasa bagi peserta. "Dengan olahraga menembak maka akan mendidik pribadi yang jujur, sportif, cermat, fokus dan konsentrasi serta kesabaran dan ketenangan dalam melaksanakan setiap tugas yang diemban," urainya.

Selain itu, sambung Krismono, melalui kegiatan lomba tembak eksekutif ini, diharapkan akan tumbuh rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang semakin erat. Sehingga dapat meraih keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas sesuai bidang masing-masing. "Kita tidak mencari menang atau kalah, yang terpenting adalah sinergitas yang telah terjalin bisa memberikan berkontribusi positif untuk peningkatan kinerja," urainya. 

Dalam lomba tersebut, setiap kepala satker diberikan kesempatan untuk menembakkan tiga butir peluru percobaan terlebih dahulu. Setelah itu, para peserta diberikan enam butir peluru untuk tembakan slow fire dan jumlah yang sama untuk tembakan rapid fire. 

Juara pertama ditempati oleh Karutan Kelas I Surabaya Wahyu Hendrajati. Posisi kedua ditempati Plt. Karutan Trenggalek Dadang Rais. Disusul Karutan Pacitan Eko Ari Wibowo di posisi ketiga. Nbd

 

 

Berita Terbaru

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB akan datang.…

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Inggris melawan Perancis di Miami Stadium, Florida, pada Sabtu (18/7/2026) waktu setempat…

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – POLISI atau oknum yang mencoba merekayasa perkara sering melupakan agamanya. Ini terkait manipulasi bukti, alibi palsu, atau skenario yang d…