Pemkab Malang Anggarkan Rp 5 M untuk Penanggulangan Bencana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Malang M Sanusi (kiri) pada saat melihat kesiapan peralatan yang akan dipergunakan petugas pada saat melakukan penanganan bencana alam, dalam Apel Gelar Pasukan Antisipasi Bencana Alam Hidrometeorologi yang digelar di Lapangan Satya Haprabu Polres
Bupati Malang M Sanusi (kiri) pada saat melihat kesiapan peralatan yang akan dipergunakan petugas pada saat melakukan penanganan bencana alam, dalam Apel Gelar Pasukan Antisipasi Bencana Alam Hidrometeorologi yang digelar di Lapangan Satya Haprabu Polres

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Untuk menanggulangi bencana alam di wilayah kabupaten Malang, pemerintah kabupaten (Pemkab) Malang menyiapkan anggaran sebesar Rp 5 M.

Bupati Malang M Sanusi mengatakan bahwa alokasi anggaran yang dipergunakan untuk penanganan bencana tersebut, masuk dalam dana belanja tidak terduga (BTT) anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

"Anggaran ada di BTT, sebesar Rp 5 miliar. Tidak ada peningkatan, tetap dibanding tahun lalu," katanya di Malang, Senin.

Sanusi menjelaskan, saat ini para personel yang ada di wilayah Kabupaten Malang telah dinyatakan siap untuk menangani kejadian bencana. Pemerintah Kabupaten Malang juga telah menyiapkan berbagai peralatan, termasuk kesiapan tenaga medis.

Menurutnya, selain mempersiapkan sejumlah peralatan dan tenaga medis, pihaknya juga menyiapkan dapur umum jika nantinya diperlukan untuk menangani kejadian bencana di wilayah Kabupaten Malang.

"Secara teori kami sudah siap, peralatan, tenaga, maupun damkar dan dapur umum. Jika terjadi bencana akan bergerak," ujarnya.

Ia menambahkan, ada sejumlah wilayah yang menjadi perhatian dari Pemerintah Kabupaten Malang karena memiliki potensi terkena dampak bencana. Kawasan pesisir Kabupaten Malang memiliki potensi gempa bumi dan tsunami.

Kemudian, lanjutnya, wilayah Kecamatan Pujon, Kecamatan Ngantang dan Kecamatan Kasembon memiliki potensi bencana tanah longsor dan kawasan Sumbermanjing Wetan memiliki potensi terjadinya banjir.

Ia menambahkan, dengan kondisi geografis Kabupaten Malang, ditambah saat ini memasuki fase peralihan musim, menyebabkan cuaca tidak menentu dan berpotensi menyebabkan cuaca ekstrim yang menyebabkan bencana hidrometeorologi.

"Sehingga seluruh pihak tentunya perlu untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, baik personel secara individu maupun sumber daya peralatan yang dimiliki," katanya.

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…