Polisi Gadungan Rampas Motor Warga Pasuruan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anak Agung Ngurah Aryabawa, polisi gadungan diamankan polisi setelah dihadiahi timah panas di kakinya.
Anak Agung Ngurah Aryabawa, polisi gadungan diamankan polisi setelah dihadiahi timah panas di kakinya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Anak Agung Ngurah Aryabawa (47) ditangkap Satreskrim Polres Pasuruan Kota usai merampas motor Honda Beat di Dusun Karangselem, Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Untuk menjalankan aksinya, warga Jalan Siwalankerto Timur, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya mengaku dari Dirintel Polda Jatim.

"Pelaku yang mengaku anggota intel polda ini kita tangkap, karena merampas motor korban di daerah Kecamatan Grati," jelas Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman, Rabu (3/11/2021).

Arman mengatakan, kejadian pencurian itu berlangsung pada Senin (30/8/2021) sore. Pelaku yang saat itu mencari sasaran di Desa Cukurgondang, menyasar sebuah warung dan mendekati korbannya yang sedang makan.

Ketika di dalam warung, pelaku langsung duduk di pinggir korban sambil mengancam menggunakan pistol mainan dan mengatakan jika dirinya adalah anggota polisi intel Polda Jatim, kemudian merampas motor korban.

"Korban yang ketakutan pun memberikan kontak motornya dan kemudian motor korban dibawa kabur oleh pelaku," ungkapnya.

Polisi yang mendapat laporan dari korban, langsung melakukan penyelidikan.

Setelah beberapa bulan melakukan lidik, polisi akhirnya mendapat petunjuk jika pelaku bersembunyi di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Polisi pun langsung melakukan penggerebekan pada Selasa (2/11/2021) sore.

"Pelaku kita amankan di pinggir jalan di daerah Porong. Karena melawan dan mencoba kabur, petugas terpaksa menembak kaki kiri pelaku," tegasnya.

Setelah tertangkap, diketahui jika pelaku ternyata adalah residivis kasus penipuan.

"Tersangka ini pernah tertangkap polisi karena kasus penipuan. TKP-nya sama di Grati," bebernya.

Di hadapan penyidik, pelaku mengaku menjadi polisi gadungan lantaran sejak kecil bercita-cita jadi polisi.

"Saya mengaku polisi karena kepingin jadi polisi sejak dulu. Pistolnya saya beli di Taman Bungkul. Pistol korek api," aku tersangka.

Atas aksi kejahatan ini, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, ancamannya 12 tahun kurungan penjara.

 

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…