Antisipasi Cuaca Ekstrem, PT KAI Daop 7 Madiun Lakukan Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Situasi gambaran pencegahan penghambatan perjalanan Kereta Api dengan AMUS. SP/Hadi Lestariono
Situasi gambaran pencegahan penghambatan perjalanan Kereta Api dengan AMUS. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Seiring memasuki musim penghujan yang berintensitas tinggi di beberapa wilayah, PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun melakukan berbagai upaya dalam mengedepankan keselamatan serta mewujudkan perjalanan kereta api yang lancar dan terkendali sehingga pelanggan dapat menikmati perjalanan KA dengan aman dan nyaman.

Dalam upaya yang dilakukan PT KAI Daop 7 Madiun antara lain dengan menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) ditempatkan pada beberapa titik yang dapat menjangkau lokasi apabila terjadi hambatan akibat cuaca ekstrim seperti banjir, ambles tanah yang dilewati perjalanan kereta api serta tanah longsor.

 

Sedang peralatan AMUS itu terdiri dari batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel dan alat siaga lainnya yang telah ditempatkan di 13 titik wilayah Daop 7 Madiun.

"Masing-masing AMUS telah dipersiapkan pada Stasiun stasiun yakni  Stasiun Walikukun, Sts. Ngawi, Sts. Magetan, Sts. Madiun, Sts. Caruban, Sts. Bagor, Sts. Nganjuk, Sts. Kertosono, Sts. Jombang, Sts. Sumobito, Sts. Kediri, Sts. Tulungagung, dan Sts. Blitar," terang Ixfan Hendriwinoto selaku Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun.

Ixfan menambahkan selain itu pihaknya  juga menyiapkan Tim Reaksi Cepat Flying Gank untuk menjaga kehandalan perjalanan kereta api. Sedangkan kerja dari tim ini akan melakukan pemeriksaan rutin jalur KA setiap saat guna mengantisipasi gangguan alam serta meminimalisir resiko dan mempercepat penanganan jika sewaktu-waktu terdapat dampak dari cuaca ekstrim pada operasional kereta api. 

 

“Tenaga Flying Gank disiagakan 24 jam apabila terjadi rintang jalan ataupun peristiwa luar biasa hebat, sehingga perjalanan kereta api tidak terganggu," tambah Ixfan pada wartawan Rabu (10/11) siang.

Juga Ixfan mengatakan saat ini setidaknya terdapat 13 titik rawan banjir yang memiliki potensi luapan air di wilayah Daop 7 Madiun, dengan rinci pria yang gemar makan nasi padang ini, menyampaikan ke 13 Stasiun yang rawan terdampak akibat cuaca ekstrem  antara lain,  Stasiun Walikukun – Kedungbanteng, Stasiun Ngawi – Kedunggalar antara Stasiun Madiun – Magetan serta  Stasiun Bagor – Saradan,  antara Stasiun Baron - Sukomoro, antara Stasiun Sembung - Kertosono,  antara Stasiun Ngadiluwih – Kediri, antara Stasiun Kras – Ngadiluwih termasuk  antara Stasiun Blitar – Rejotangan, antara Stasiun Garun – Talun disini ada 4 titik dengan jalur sama.

Lebih rinci Ixfan menambahkan guna antisipasi hal lain yang tidak diharapkan pihaknya (Daop 7 Madiun) akan melakukan  penebangan pohon pohon yang beresiko tumbang yang berada di beberapa wilayah serta pengecekan dan pembersihan maupun normalisasi saluran air di area jalur KA wilayah Daop 7 Madiun. 

"Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman dan sehat, bagi pelanggan kami," pungkas Ixfan. Les

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…