4 Layanan Adminduk di Surabaya Bisa Diurus di RT

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat meluncurkan program kalimasada di halaman Balai Kota Surabaya. SP/Humas Pemkot Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat meluncurkan program kalimasada di halaman Balai Kota Surabaya. SP/Humas Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Empat layanan administrasi kependudukan di Kota Surabaya sekarang sudah bisa didapatkan di tingkat RT. Hal ini karena Pemkot Surabaya ingin mempermudah pelayanan administrasi kependudukan bagi warganya. Saat ini, program tersebut sedang diuji coba di ratusan RT di Kota Surabaya.

Empat layanan Adminduk yang bisa diurus di tingkat RT yaitu akta kematian, akta kelahiran, surat pindah masuk, dan pindah keluar. Warga yang membutuhkan empat surat ini pun tak perlu repot-repot berkeliling ke kantor kelurahan, kecamatan, atau Pelayanan Terpadu Satu Atap Siola.

"Dari 30 lebih jenis layanan (Adminduk), empat Adminduk ini yang paling banyak diajukan. Nanti kalau sudah berjalan lancar, maka nanti akan kita tambahkan (jenis layanan lain) sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, Jumat (19/11/2021).

Sebenarnya, layanan-layanan ini sudah bisa diurus secara mandiri melalui aplikasi Klampid. Untuk mempermudah warga yang tidak terbiasa dengan teknologi, Pemkot Surabaya juga menyediakan layanan ini di tingkat RT. Sehingga, Ketua RT memiliki akun khusus yang bisa menguruskan Adminduk warganya.

"Meski ada orang yang mau urus langsung ke kelurahan ya tidak apa. Melalui Klampid mandiri juga tidak apa-apa. Tapi kan tidak semua orang itu punya kemampuan dan alat. Jadi ini ada peran RT yang jadi solusi alternatif selain Klampid," imbuhnya.

Penyediaan empat layanan Adminduk di tingkat RT ini pun sudah diuji coba ke ratusan RT di Kota Surabaya. Berdasarkan evaluasi sementara, layanan yang panting banyak dimanfaatkan oleh warga adalah pencatatan akta kelahiran.

"Uji coba sudah 1 bulan lalu ke ratusan RT. Paling tinggi pelayanan yang diminta warga adalah akta kelahiran. Kedua, akta kematian, lalu pindah masuk kemudian pindah keluar," tuturnya.

Salah seorang Ketua RT yang sudah menjalankan program ini adalah Mahfud Zakaria, Ketua RT 07 / RW 08, Tambak Pring Barat, Kecamatan Asemrowo. Ia menuturkan, sudah sekitar 100 orang warga yang ia layani pengurusan akta kelahirannya.

"Terutama di segmen lansia. Jadi, di RT 07 RW 08 Tambak Pring Barat, Asemrowo ini tercatat paling tertinggi untuk pengajuan akta kelahiran sampai mencapai 100 lebih dalam kurun waktu satu bulan," kata Mahfud.

Menurutnya, program ini memberikan dampak nyata untuk membantu masyarakat. Dengan satu akun Klampid miliknya, warga sudah bisa mengurus empat keperluan tersebut tanpa kesulitan."Melalui akun sekarang yang dimiliki Ketua RT, cukup satu akun

kita bisa mengajukan akta kelahiran atau kematian. Itu cukup membantu kami. Akhirnya para lansia yang selama ini belum memiliki dokumen akta kelahiran, paling tidak sudah 100 persen," tutupnya.sb1/na

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…