Bupati Tulungagung Tinjau Tanah Longsor di Desa Mulyosari Pagerwojo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo saat meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo saat meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor

i

Targetkan 7 Hari Pengerjaan Buka Akses Jalan untuk Warga

 

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Senin (22/11/2021). 

Dalam kunjungannya Bupati Tulungagung didampingi Kepala BPBD Kabupaten Tulungagung Soeroto, S.Sos, MM, Pejabat dari Perhutani, Pejabat dari Perusahaan Umum Jasa Tirta, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung Robinson P. Nadeak, SH.,MH, serta Perangkat Daerah terkait.

Penyebab utama tanah longsor tersebut diakibatkan intensitas hujan yang cukup tinggi, yang terjadi beberapa hari ini. 

 

Bencana tanah longsor tersebut menimpa di 5 titik di kawasan Selingkar Waduk Wonorejo, tepatnya di ruas jalan menuju lokasi wisata Ranugumbolo. Akibatnya banyak material longsor yang menutup akses jalan di lokasi bencana. 

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM mengatakan, menargetkan 7 hari kedepan pengerjaan pembukaan akses jalan akibat bencana bisa segera selesai. "Masih banyak material tanah longsor hingga menutup akses jalan. Kita targetkan 7 hari ini akses jalan bisa dibuka," ujarnya. 

Saat meninjau di lokasi bencana, terlihat tumpukan material tanah longsor masih menutupi jalan. Bupati Tulungagung memerintahkan Dinas terkait yaitu BPBD, PUPR, Perhutani dan Perum Jasa Tirta yang memiliki tanggung jawab kawasan wilayah Sungai Brantas dan Selingkar Waduk Wonorejo untuk bersinergi serta bekerja sama segera membersihkan material longsor guna membuka akses jalan bagi masyarakat sekitar.

Bupati Tulungagung juga menyampaikan, bahwa ini merupakan suatu akses menuju wilayah masuk desa mulyosari. Beliau menegaskan bahwa jalan harus segera dibuka.

"Setelah akses jalan ini bisa dilalui kembali, akan direncanakan proses perbaikan jalan yang rusak karena longsor," imbuhnya. 

Bupati Tulungagung juga menghimbau kepada seluruh masyarakat dalam mengantisipasi terjadinya bahaya bencana alam, agar turut mewaspadai, terlebih akhir-akhir ini curah hujan semakin intens. Maka dalam hal penanganan dan pengelolaan bencana alam telah dibentuk Mandor Lurah untuk bersinergi dengan masyarakat. 

Dari 5 titik longsor sudah terbuka 4 titik. Dari 5 titik itu, 3 diantaranya merupakan longsor berat, sedang sisanya longsor kecil. Untuk titik longsor berat berada pada titik 1, 4 dan 5. Material longsor pada titik longsor berat ini bisa setinggi lebih dari 10 meter, dengan cakupan tutupan hingga 50 meter jalan.

Untuk pembersihan material longsor digunakan dengan 2 alat berat dan cara manual. “2 alat berat digunakan dalam pembukaan akses jalan,” kata Maryoto Birowo.

Dirinya juga menyinggung wilayah Tulungagung yang beberapa diantaranya berupa pegunungan, seperti Pagerwojo, Sendang, Tanggunggunung, Kalidawir, Bandung, Besuki, dan Pucanglaban merupakan wilayah rawan dengan potensi bencana, sehingga perlu perhatian khusus.

Terakhir dirinya meminta pada warga untuk turut serta menjaga kelestarian hutan. Sebab, jika hutan sudah rusak, maka bencana banjir dan longsor akan sering terjadi. “Harus kita jaga,” pungkasnya tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah tempat di Kecamatan Pagerwojo alami bencana tanah longsor pada Kamis (18/11/21) lalu. Salah satunya di jalur Selingkar Waduk Wonorejo. Saat longsor terjadi, 27 orang terjebak dan harus dievaluasi melalui jalur air. Sebanyak 25 kendaraan roda dua berhasil dievakuasi pada Minggu (21/11/21), sedang 1 mobil masih tertahan, menunggu pembukaan jalan dari material longsor. can

Berita Terbaru

Dua Truk Tabrakan di Simpang Ngujur, Satu Terguling dan Lainnya Terjang Indomaret

Dua Truk Tabrakan di Simpang Ngujur, Satu Terguling dan Lainnya Terjang Indomaret

Senin, 07 Sep 2026 09:57 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dua truk bertabrakan di Simpang Empat Ngujur, Desa Kedondong, Kabupaten Madiun, Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 04.30 WIB.…

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi Sempatkan Kunjungi Kantor UPTD PPPA Sidoarjo

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi Sempatkan Kunjungi Kantor UPTD PPPA Sidoarjo

Senin, 07 Sep 2026 09:14 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, menyempatkan diri mengunjungi Kantor UPTD…

Perusahaan Milik UGM, IPOnya Ditunda

Perusahaan Milik UGM, IPOnya Ditunda

Senin, 07 Sep 2026 09:12 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:12 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP) dikabarkan menunda rencana penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Penundaan aksi…

13 BPR Ditutup, LPS Mikir Pengembalian Dana

13 BPR Ditutup, LPS Mikir Pengembalian Dana

Senin, 07 Sep 2026 09:09 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu memastikan dana nasabah bank sebanyak 13 Bank Perekonomian Rakyat…

Purbaya, Akui Tax Amnesty Bahaya Pegawai Pajak

Purbaya, Akui Tax Amnesty Bahaya Pegawai Pajak

Senin, 07 Sep 2026 09:07 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan tidak berencana menggelar program tax amnesty atau pengampunan pajak. Purbaya…

Menkeu Tegaskan Hubungannya dengan Danantara

Menkeu Tegaskan Hubungannya dengan Danantara

Senin, 07 Sep 2026 09:06 WIB

Senin, 07 Sep 2026 09:06 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan BPI Danantara tidak tergabung menjadi anggota baru Komite Stabilitas Sistem…