Macet 3 Bulan, TPP Guru Swasta Diminta Segera Cair

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti. SP/IST
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti. SP/IST

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Pemerintah Kota Surabaya diminta segera mencairkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) guru swasta senilai Rp1 juta perbulan yang sempat macet sejak September lalu.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) pada 25 November ini, pihaknya mengingatkan kembali terkait dengan kebijakan Pemkot untuk senantiasa memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru.

"Beberapa tahun lalu terdapat kebijakan terkait perbaikan penghasilan bagi guru swasta.  Kami selalu ingatkan meski pandemi anggaran pendidikan harus terus jalan utamanya jika itu terkait siswa dan guru," katanya, Kamis (25/11).

Menurut Reni, semestinya guru swasta yang belum mendapat tunjangan sertifikasi dan dengan kriteria tertentu memperoleh bantuan tunjangan perbaikan penghasilan dari APBD Surabaya. "Namun tunjangan itu macet beberapa bulan, tolong perhatikan kesejahteraan guru" ujarnya. 

Reni mengatakan, nominal tunjangan yang diterima guru swasta senilai Rp1 juta per bulan di samping itu juga terdapat tunjangan fungsional guru sebesar Rp300 ribu. "Kami berharap tunjangan perbaikan penghasilan kembali dicairkan sebab bagaimanapun juga, tambahan dari APBD untuk guru swasta ini sangat membantu," katanya. 

Apalagi hingga saat ini, lanjut dia, masih banyak penghasilan guru utamanya di sekolah swasta yang jauh di bawah upah minimum kota (UMK) sehingga harus menjadi perhatian di momen HGN 2021. 

Reni menilai Pemkot Surabaya perlu menyiapkan upaya dan langkah-langkah strategis dalam rangka meningkatkan kesejahteraan, lebih khusus guru-guru swasta.  Tunjangan perbaikan penghasilan Rp1 juta pun sebenarnya belum sampai menjamin penghasilan guru minimal UMK, apalagi jika selama ini tidak dicairkan. 

"Perlu disiapkan kebijakan Pemkot agar bagaimana kemudian penghasilan guru ini jangan sampai di bawah UMK harus ada upaya solutif agar nasib guru di Kota Surabaya semakin sejahtera baik guru negeri maupun guru swasta," ujar Reni.sb4/na

Berita Terbaru

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB akan datang.…

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Inggris melawan Perancis di Miami Stadium, Florida, pada Sabtu (18/7/2026) waktu setempat…

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – POLISI atau oknum yang mencoba merekayasa perkara sering melupakan agamanya. Ini terkait manipulasi bukti, alibi palsu, atau skenario yang d…