Simulasi Siaga Bencana di Tengah Pandemi, Peserta Wajib Prokes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim saat mengevakuasi masyarakat korban banjir. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Tim saat mengevakuasi masyarakat korban banjir. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Ada hal yang menarik dalam simulasi penanganan bencana yang dilakukan oleh BPBD Lamongan bekerjasama dengan BNPB yang dilakukan di tengah pandemi covid-19. Tidak cukup tim diminta cekatan, tapi tim siaga bencana juga diminta cepat berkoordinasi dan selalu menyiapkan kebutuhan masker dan peralatan prokes selama penanganan.

Hal itu dilakukan karena kondisi Lamongan status level 1 nya masih belum dicabut, sehingga penerapan protokol kesehatan harus selalu dilakukan, agar covid benar-benar hilang. Bahkan tim dan masyarakat yang mengikuti simulasi wajib pakai masker, dan pihak panitia juga menyediakan untuk mengantisipasi masyarakat yang tidak bawa masker.

"Meski covid-19 melandai di Lamongan, tapi kami selalu waspada, kewaspadaan itu kami lakukan setidaknya dengan selalu menerapkan prokes, minimal memakai masker," kata Gunawan Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lamongan, saat pelaksanaan simulasi bencana di Desa Bulutigo Kecamatan Laren, Kamis (9/12/2021).

Bahkan lanjut Gunawan, dalam simulasi tim gabungan ini, petugas yang terjun untuk mengevakuasi warga yang terkena banjir, juga selalu dibekali untuk membawa masker. "Tim harus selalu siap masker, bila mengetahui warga yang tidak pakai masker, tim harus sigap segera untuk memberikannya bahkan memasangkan masker," jelasnya.

Ikhtiar dengan membekali petugas untuk selalu bawa dan menyediakan masker itu, adalah bagian dari ikut memutus rantai penyebaran covid-19. Karena penanganan covid tidak serta merta hanya dilakukan oleh pemerintah, semua pihak harus terlibat. 

"Kami di tim kebencanaan juga harus ikut andil bagaimana memutus rantai penyebaran covid-19, makanya setiap ada kegiatan seperti ini masker selalu kita sediakan, itu ikhtiar pertama yang kami lakukan untuk membantu bersama-sama dalam upaya memutus rantai penyebaran corona," jelasnya.

 

Ia lalu mencontohkan dalam giat simulasi yang digelar di wilayah dekat bantaran Sungai Bengawan Solo. Dimana tim dan masyarakat yang terlibat dalam giat yang dihadiri Tommy Harianto Analis Kebijakan Ahli Mudah pada Direktorat Peringatan Dini BNPB, semua pakai masker, dan penerapan prokes lainnya masih Istiqomah dilakukan.

Rozim Kepala Desa Bulutigo menyambut positif dengan ketatnya panitia dalam penerapan prokes. "Kami ikut terbantu dengan kedisiplinan yang dilakukan oleh semua tim yang terlibat dalam simulasi kebencanaan di desa kamu," akunya.

Ia juga mengaku bersyukur, karena  warga di kampungnya juga masih cukup tertib dalam menerapkan prokes dalam setiap aktivitas, seperti simulasi bencana di desanya ini."Meski masih diselimuti pandemi covid, tapi warga kami antusias mendapatkan pelajaran dan pengalaman terkait antisipasi bilamana bencana banjir di wilayahnya itu benar-benar terjadi," ungkapnya sambil menegaskan kalau setiap tahun wilayahnya ini selalu dilanda banjir, karena warganya bermukim di bantaran Sungai Bengawan Solo. jir

Berita Terbaru

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik resmi mengajukan upaya hukum banding atas putusan ringan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan T…

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Seluas puluhan hektare tanaman jagung yang siap panen hancur digerogoti kawanan pengerat hama tikus liar yang meneror lahan pertanian…

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian dari upaya perluasan area pemakaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan bangunan liar (bangli) di…

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Pahlawan sudah mulai berjalan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi optimistis Sekolah Rakyat…

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap III di Magetan yang didanai APBN, saat ini terkait kesiapan lahan sekolah…

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menyusun strategi menghadapi pemberlakuan ketentuan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30…