DPRD Gresik Mantu, Gelar Nikah Massal Bagi Pasutri Dhuafa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana kegiatan nikah massal yang digelar di Gedung DPRD Gresik yang ikut dihadiri Bupati Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Abdul Qodir dan anggota Forkopimda lainnya. SP/Grs
Suasana kegiatan nikah massal yang digelar di Gedung DPRD Gresik yang ikut dihadiri Bupati Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Abdul Qodir dan anggota Forkopimda lainnya. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - DPRD Kabupaten Gresik menggelar kegiatan nikah massal bagi kaum dhuafa. Ruang paripurna DPRD Gresik mendadak disulap menjadi pelaksanaan upacara akad nikah sekaligus resepsi bagi 18 pasangan yang dinikahkan, Ahad (12/12).

Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir, mengatakan kegiatan nikah massal dengan tema "DPRD Mantu" ini untuk membantu masyarakat mendapatkan haknya sebagai warga negara, di antaranya, legalitas buku nikah dan hak pendidikan yang layak bagi anak-anaknya. 

“Dengan pernikahan yang resmi ini, keluarga ayem dan anak-anaknya bisa mendapat hak-haknya yang jelas. Seperti, bisa sekolah dan mendapat bantuan lainnya,” kata Abdul Qodir, yang juga Ketua DPC PKB Gresik. 

Lebih lanjut Abdul Qodir menambahkan, kegiatan DPRD Mantu ini dilaksanakan di ruang sidang paripurna.

“Mereka dinikahkan di gedung DPRD Gresik, ini sebagai wujud nyata DPRD, bahwa gedung ini adalah rumah rakyat, maka kita adakan perniakahan di gedung ini. Biar mereka bisa merasakan langsung acara yang sakral ini,” katanya. 

Peserta nikah massal ada 18 pasangan suami istri.

Mereka dihimpun dalam lembaga Omah dhuafa yang dipimpin Syaikhu Busiri. 

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) yang ikut hadir dan memberi tausiah, mengatakan, untuk memikirkan keluarga yang baik dalam rumah tangga, salah satunya dengan saling menerima kekurangan keluarga. 

“Kalau sudah bisa saling menerima kekurangan, maka rumah tangga akan langgeng selamanya,” kata Gus Yani dalam sambutannya. 

Kegiatan nikah di gedung DPRD Gresik sangat dirasakan berkesan bagi pasangan Imam Fathoni (52) dengan Suyanti (38), warga Kelurahan Karangturi Kecamatan Gresik, sebab mempunyai kenangan indah bisa nikah bersama di gedung DPRD Gresik. 

“Rasanya terharu, bisa menikah di sini. Yang lebih menyenangkan yaitu nikahnya gratis,” kata Suyanti, yang sudah mempunyai tiga anak. Grs

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…