Sopir Mobil Siaga Desa Cabuli Bocah SD di Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasan Trimojo, pelaku pencabulan.
Kasan Trimojo, pelaku pencabulan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Kasus dugaan pencabulan kepada anak di bawah umur kembali terjadi di Jombang. Kali ini menimpa Bulan (bukan nama sebenarnya) bocah SD berusia 8 tahun di wilayah Kecamatan Ngoro.

Dari informasi yang dihimpun, pelaku diketahui bernama Kasan Trimojo/KT (51). Sehari-harinya pelaku bekerja sebagai sopir Mobil Siaga Desa (MSD) salah satu desa di Kecamatan Ngoro.

Tokoh masyarakat, Kasani mengatakan, pelaku dilaporkan pada Sabtu (25/12/2021) lalu setelah ada warga yang datang.

"Pada Sabtu itu ada salah satu warga yang datang ke rumah melaporkan kejadian itu," ujarnya, Senin (3/1).

Ia mengungkapkan, kelakuan bejat pelaku terungkap atas kecurigaan warga yang melihat Bulan sedang mencari pelaku ke warung dekat rumah korban, sekira pukul 09:00 WIB.

"Korban ini menunggu di warung, ditanya warga katanya mau diajak pelaku renang ke daerah Pare, Kediri," ungkapnya.

Tak lama kemudian, lanjut Kasani, pelaku menjemput korban dan mengajak ke balai desa. Anehnya, sekitar pukul 10:00 WIB, korban sudah kembali ke rumahnya.

"Warga ini semakin penasaran, katanya mau ke Pare, kok cuma sebentar. Kemudian ditanya dan korban menjawab hanya dibohongin pelaku, dan hanya diajak ke balai desa," tuturnya.

Selanjutnya, kata Kasani, korban menceritakan apa yang dilakukan pelaku. Sontak, warga langsung pergi ke rumah kepala desa usai mendengar cerita Bulan.

"Jadi korban hanya diajak ke balai desa dan melakukan hubungan itu. Sebelumnya, memang warga tidak pernah curiga karena korban dan pelaku ini sangat dekat," kata Kasani.

Ia memaparkan, Bulan merupakan anak angkat salah satu warga. Dua bulan kemarin, ibu angkatnya meninggal dan ia tidak begitu terurus.

"Pelaku ini juga perhatian dengan korban. Kadang diberi uang dan makan. Sehingga warga juga tidak curiga," paparnya.

Berdasarkan pengakuan bulan, kejadian ini tidak dilakukan hanya sekali saja. Melainkan sejak dirinya masih sekolah di bangku TK dan sekarang korban kelas 3 SD.

"Jadi sudah empat tahunan pelaku melakukan kelakuan bejatnya pada korban," ujarnya.

Kasani menceritakan, kelakuan tak bermoral pelaku ini seringkali dilakukan di kantor desa. Bahkan, hampir dilakukan setiap hari Sabtu dan Minggu karena pelaku merupakan tukang bersih-bersih kantor desa dan sopir MSD, sehingga ada ruang di belakang kantor desa untuk pelaku.

"Kan kalau Sabtu dan Minggu kantor desa sepi," tuturnya.

Atas peristiwa itu, Kasani kemudian memanggil keluarga korban, babinsa, dan perangkat desa lainnya.

"Kesorean harinya langsung kami laporkan ke Polres Jombang. Pelaku kemudian diamankan polisi pada Minggu (2/1) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB," ucap Kasani.

Sementara Kasatreskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan membenarkan, jika pihaknya menangkap pelaku pencabulan.

"Benar laporan itu sedang kita tangani, Minggu (2/1) pagi tadi sudah kita lakukan upaya paksa, tim sudah meluncur untuk melakukan penangkapan," ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini pelaku masih diperiksa oleh penyidik PPA Satreskrim Polres Jombang guna mengetahui motifnya. "Pemeriksaan lanjutan masih dilakukan, detilnya akan kita sampaikan nanti ya," pungkasnya.

Berita Terbaru

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…