Pelapor Investasi Bodong Bertambah, Pelaku Mengaku Senang Dipolisikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Lamongan saat diwawancarai oleh wartawan. SP/MUHAJIRIN
Kapolres Lamongan saat diwawancarai oleh wartawan. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pelapor investasi bodong di Lamongan terus bertambah. Bila sebelumnya baru dua korban, sejak Selasa (11/1/2021) pelapor bertambah menjadi 4 korban. Polres Lamongan terus melakukan penyelidikan dan mengembangkan kasus yang sudah bikin heboh warga kota soto ini.

Namun aneh,  Samudra Zahrotul Bilad (21), pelaku investasi bodong usai dijebloskan ke penjara seakan tidak merasa berdosa dan malu. Dalam pengakuannya seperti  screenshot chating dengan koleganya yang beredar luas di masyarakat, pelaku  malah lebih suka dirinya berurusan dengan hukum, ketimbang harus mengembalikan uang yang mereka bawa sementara ini yang mencapai Rp 6 miliar.

 

"Mene sambangono (besok besuk ya), Tambah seneng nek pidana, Ra mbalek duek wkwkw (tambah senang kalau pidana, tidak mengembalikan uang}, Mereka sendiri yang mau aku di jalur hukum," tulis tersangka dalam screenshot yang beredar tersebut.

Di sisi lain, salah seorang reseller dari tersangka yang berinisial AR asal Desa Karang Kecamatan Sekaran diketahui telah kabur bersama anggota keluarganya dan meninggalkan tempat tinggalnya.

Menurut salah satu member yang namanya enggan ditulis, AR kabur setelah mengetahui sang Owner diamankan polisi. Selain AR, seorang Admin dari AR dengan inisial ME juga diketahui kabur setelah kasus ini ramai. “Saya ini melapor ke polisi dengan kerugian investasi sekitar Rp 80 juta kepada AR,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana mengungkapkan, jika status mahasiswi asal Desa Tambakploso, Kecamatan Turi  tersebut kini telah naik menjadi tersangka dan sudah dalam penahanan polisi. "Statusnya sudah menjadi tersangka, dan kami masih akan terus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka ini,” terangnya.

Miko menerangkan, meski untuk sementara polisi baru mengamankan 1 tersangka penipuan berkedok bisnis investasi dengan nama Invest Yuks ini. Namun, jumlah pelapor hingga kini semakin bertambah, dari yang semula 2 orang, kini menjadi 4 orang yang semuanya warga Lamongan.

“Jumlah kerugian mencapai Rp 3,9 M, hingga kini jumlah pelapor bertambah, ada yang berstatus reseller dan member. Saat ini polisi masih terus mengembangkan penyelidikan, dan menelusuri kemungkinan aset yang dimiliki tersangka,” terangnya.

Lebih lanjut Miko menjelaskan, penelusuran tersebut dengan melacak jejak rekening tersangka. Hingga kini, akumulasi uang dari para member yang masuk ke rekening tersangka sekitar Rp 6 miliar.

Ditambahkan Miko, jika beredar informasi mengenai kerugian yang ditimbulkan oleh tersangka hingga ratusan miliar, maka hal ini harus diselidiki lebih jauh. Pasalnya, aset tersangka berupa 2 mobil itu sudah tak lagi berada di tangannya, bahkan rumahnya pun belum terbayar lunas. “Tersangka sudah mengaku dan mengungkapkan siapa saja resellernya, dan ini masih akan kita selidiki lebih dalam lagi,” pungkasnya. jir

Berita Terbaru

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Anggota DPRD Jawa Timur Komisi A sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri yang akrab disapa Fudin, melontarkan …

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Semalam Selasa (32 Maret 2026) sekitar pukul 19.45 warga di sekitaran Kelurahan/Kec.Wlingi Kab.Blitar di kejutkan suara klakson…