Tragedi Truk Maut di Balikpapan

"Sudah Tahu Rem Blong, Kenapa tak Banting Setir ke Kiri?"

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Momen saat truk bebas menyeruduk mobil dan motor di depannya.
Momen saat truk bebas menyeruduk mobil dan motor di depannya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Balikpapan - Truk tronton membawa kontainer berat 20 ton memicu kecelakaan maut di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Sopir truk atas nama M Ali (47) ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa nahas tersebut. Akibat kelalaian Ali, 30 nyawa melayang.

Polisi mengungkap tersangka Ali mengambil truk tronton dari gudang perusahaan tempat dia bekerja. Kondisi truk dilaporkan cukup baik saat awal dikendarai oleh tersangka.

Ada kejanggalan dalam tragedi ini. Di mana Ali tak berusaha banting setir demi hindari tabrakan yang mengakibatkan puluhan orang tewas sia-sia.

Menurut Polisi alasan Ali tak membanting setir sebelum menabrak sejumlah kendaraan, karena  panik saat detik-detik menjelang kejadian.

"Faktor kepanikan turut berpengaruh di situ," kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo, Jumat (21/1/2022).

Yusuf mengatakan kejadian yang begitu cepat membuat sopir tak sempat berpikir agar membanting setir ke arah kiri, sebuah area kosong di tepi jalan.

"Karena di video itu (kejadiannya) tak sampai 10 detik di situ," kata Yusuf.

Selain itu, faktor beban truk hingga 20 ton serta kontur jalan yang menurun membuat truk maut sulit dikontrol.

"Karena itu kan jalan juga menurun di depannya banyak antrean. Yang jelas sopir truknya panik, nggak sempat berpikir jauh," katanya.

Seperti dalam rekaman CCTV, terlihat jelas truk maut yang dikendarai tersangka berada di lajur kiri kendaraan yang di depannya lebih sedikit kendaraan. Jika lebih ke kiri lagi, terlihat area yang cukup kosong.

Saat hilang kendali, alih-alih truk maut itu tetap melaju di lajur kiri, truk tronton justru berbelok ke kanan yang di depannya banyak motor dan mobil yang sedang menunggu lampu merah di Simpang Rapak.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pihak mempertanyakan kompetensi sang sopir yang tak membanting setir ke arah kiri karena bisa meminimalkan risiko kecelakaan. Salah satunya datang dari anggota Komisi Hukum DPR RI, Habiburokhman, yang meminta polisi mendalami mengapa sopir tak banting setir ke kiri.

"Harusnya dia banting setir ke kiri. Itu termasuk yang perlu didalami dalam penyidikan," kata Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (21/1).

Habiburokhman menilai sang sopir yang kini sudah jadi tersangka itu memiliki skill yang nihil dalam mengemudi.

"Si sopir lalai sekali dan seperti tidak punya keahlian mengemudi. Kenapa orang seperti itu kok bisa jadi pengemudi truk tronton. Bagaimana dahulu proses dia direkrut, ada tes khusus atau tidak," katanya.

"Selain si sopir yang perlu dihukum, perusahaan juga harus bertanggung jawab kepada para korban dan keluarganya. Jadi ini lengkap masalahnya, sopirnya nggak mahir, truknya bermasalah, perusahaannya lakukan pengecekan rutin atau tidak?" katanya lagi. bk

Berita Terbaru

Wali Kota Mojokerto Ning Ita Buka City Expo APEKSI 2026 Medan

Wali Kota Mojokerto Ning Ita Buka City Expo APEKSI 2026 Medan

Kamis, 02 Jul 2026 12:34 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang j…

Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Pemkot Surabaya Manfaatkan Kawasan Eks Hi-Tech Mall

Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Pemkot Surabaya Manfaatkan Kawasan Eks Hi-Tech Mall

Kamis, 02 Jul 2026 12:18 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah (Pemkot) Kota Surabaya terus berkomitmen mendorong sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif dengan menjadikan…

Atasi Serangan Monyet, Pemkab Lumajang Perkuat Penanganan Terpadu Lintas Sektor

Atasi Serangan Monyet, Pemkab Lumajang Perkuat Penanganan Terpadu Lintas Sektor

Kamis, 02 Jul 2026 12:09 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai langkah strategis menangani serangan monyet di lahan pertanian Kabupaten Lumajang, saat ini melalui Pemerintah Kabupaten…

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkab Jember Gelar Pasar Murah Terintegrasi

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkab Jember Gelar Pasar Murah Terintegrasi

Kamis, 02 Jul 2026 12:04 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Guna menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat di Balai Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul,…

Pemkot Surabaya Jamin Hak Pendidikan, Kesehatan, dan Hukum Anak Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung

Pemkot Surabaya Jamin Hak Pendidikan, Kesehatan, dan Hukum Anak Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung

Kamis, 02 Jul 2026 11:19 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengecam keras tindakan seorang ayah yang menghamili anak kandungnya sendiri. Ia menegaskan bahwa…

Jangan Main-main dengan Identitas: Pinjam Nama untuk Kredit Motor Berujung Penjara

Jangan Main-main dengan Identitas: Pinjam Nama untuk Kredit Motor Berujung Penjara

Kamis, 02 Jul 2026 11:12 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 11:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Putusan Pengadilan Negeri Surabaya dalam perkara penyalahgunaan identitas untuk pengajuan kredit kendaraan bermotor menjadi p…