Aksi Luhut Telepon saat Presiden Beri Sambutan

Luhut-Jokowi, bak Kolega, Bukan Atasan-Bawahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Luhut tampak asyik telpon-telponan saat Jokowi pidato.
Luhut tampak asyik telpon-telponan saat Jokowi pidato.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, tak hentinya jadi sorotan publik. Kali ini aksi telponan saat Presiden Jokowi tengah membawakan sambutan live di depan media yang meliput.

Luhut, dengan santainya telepon orang. Sementara Jokowi, yang ada di depannya tak menggubris.

"Cuma Opung manusia satu-satunya di muka bumi yang berani telpon-telponan di belakang presiden yang live di depan media," cuitnya dikutip dari akun @UmarHasibuann, Minggu (6/2/ 2022).

Dalam unggahan yang sama, ia juga meminta pendapat warganet terkait video tersebut.

"Apa pendapat kalian, Sob?" sambungnya.

Cuitan Gus Umar terkait video Luhut yang asik telponan saat Jokowi sambutan, mendapat komentar beragam dari warganet.

 

 

 

Santai Terima Telepon

Video aksi Luhut Binsar Pandjaitan sedang menelpon saat Jokowi sambutan pun viral di media sosial.

Dalam rekaman terlihat, Luhut Binsar Pandjaitan yang berdiri di belakang Jokowi dengan santai menerima telpon dari seseorang.

Tidak diketahui secara pasti siapa yang telah menghubungi Luhut Binsar Pandjaitan saat itu.

Sementara di saat yang bersamaan, terlihat Jokowi tengah memberikan sambutan resminya.

Unggahan tersebut kembali dibagikan oleh Gus Umar Hasibuan di akun media sosial miliknya.

Lewat cuitan di akun Twitter miliknya, Gus Umar mengatakan bahwa hanya Opung manusia satu-satunya di muka bumi yang berani melakukan hal tersebut.

Sampai minggu, banyak netizen yang menyoroti aksi yang dilakukan Menko Marves tersebut yang sibuk melakukan telepon pada saat Presiden Jokowi berbicara.

 

 

 

Luhut Merasa Senior

Aksi yang dilakukan Luhut tersebut, juga ditanggapi pengamat politik, Refly Harun.

Refly Harun justru membandingkan sikap Luhut Binsar Pandjaitan dengan Sandiaga Uno yang tegap dan gagah di belakang Presiden Jokowi.

“Ketika kita lihat menteri pariwisata Sandiaga Uno justru dalam sikap yang sangat tegas, tegap dan bersikap resmi ya,” ujarnya dari saluran YouTbe Refly Harun pada Minggu (6/2/ 2022).

Refly menilai karena Luhut sudah senior maka tak sungkan untuk melakukan telepon di saat Jokowi tengah berbicara.

“Jadi memang soal senioritas ya, karena Luhut senior mungkin dia merasa tidak terlalu sungkan dalam berhubungan dengan Presiden Jokowi,” ujarnya.

Lebih jauh, pengamat politik tersebut memiliki pandangan bahwa hubungan antara Luhut Binsar Pandjaitan dengan Jokowi bukan lagi atasan dan bawahan melainkan kolega.

“Jadi tidak lagi seperti bawahan dan atasan tapi sudah lebih pada kolega ya, mungkin begitu,” ungkapnya.

Tak berhenti di situ, dirinya lantas menilai dari sisi psikologi, kedekatan antara Luhut Binsar Pandjaitan dengan Jokowi yang tentu berbeda dengan kedekatan Jokowi dengan Sandiaga Uno.

“Sebenernya dari sisi psikologi sesungguhnya, jadi kalau misalnya kita lihat hubungan antara Sandiaga Uno dengan Jokowi pasti berbeda derajatnya dengan hubungan Luhut Binsar Pandjaitan dengan Jokowi berbeda pula hubungannya dengan Basuki Hadimuljono,” terangnya.

Meski begitu, Refly Harun mengungkapkan bahwa kedekatan Luhut Binsar Pandjaitan dengan Jokowi memang tak bisa dijelaskan, hanya bisa dilihat oleh sikap.

“Jadi itu soal kedekatan, jadi kedekatan itu memang tidak bisa dijelaskan," ucapanya.

"Hanya bisa dijelaskan dengan sikap, dengan gestur ya, dengan gaya komunikasi,” sambungnya. n jk, er

Berita Terbaru

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berkomitmen penuh dalam menjaga kesehatan dan kebugaran para pekerjanya.…

Dukung Sektor Pertanian, Pemkab Sumenep Sediakan Penyertaan Modal

Dukung Sektor Pertanian, Pemkab Sumenep Sediakan Penyertaan Modal

Rabu, 22 Apr 2026 13:45 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dalam rangka mendukung pengembangan usaha sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur menyediakan bantuan…

Kasus Tahan Ijazah Kembali Muncul, SBMR: Perusahaan Bisa Dipidana  ‎

Kasus Tahan Ijazah Kembali Muncul, SBMR: Perusahaan Bisa Dipidana ‎

Rabu, 22 Apr 2026 13:44 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:44 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, MADIUN — Ketua Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) Aris Budiono, menegaskan dugaan penahanan ijazah eks karyawan CV sukses jaya abadi tidak dap…