Bela Petani, Achmad Iskandar Ajak Masyarakat Awasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Achmad Iskandar Wakil Ketua DPRD Jawa Timur saat reses di Bangkalan, Senin (7/2/2022).SP/RKO
Achmad Iskandar Wakil Ketua DPRD Jawa Timur saat reses di Bangkalan, Senin (7/2/2022).SP/RKO

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kelangkaan Pupuk Subsidi di hampir seluruh wilayah Jawa Timur menjadi atensi khusus DPRD Jawa Timur. Para petani di Jawa Timur hampir seluruhnya mengeluh kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi sehingga sangat mengganggu proses pertanian.

Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar mengaku geram kepada oknum-oknum yang memainkan pupuk subsidi ini. Apalagi baru saja kejadian aparat kepolisian di Tuban menangkap penjualan ilegal pupuk bersubsidi asal Pamekasan. “Ini sudah sangat keterlaluan, pupuk subsidi itu adalah hak petani yang wajib kita jaga bersama, tapi ternyata penyaluran di lapangan banyak disalahgunakan bahkan langka,” ungkap Achmad Iskandar saat ditemui di sela kegiatan reses di Pondok Pesantren milik Ra Hasani bin Zuber Bangkalan, Senin (7/2/2022).

Dijelaskannya, permasalahan ketersediaan pupuk menjadi masalah yang merugikan petani di Jatim. Temuan kelangkaan pupuk tersebut juga dijumpai ketika dirinya turun ke Madura. “Saya reses, semua petani menyampaikan kalau saat ini tak ada pupuk karena mahal. Ini merata sekali di Jatim.  Ini jelas memprihatinkan sekali,” ungkap politisi asal Partai Demokrat ini.

Mantan birokrat ini mengatakan sudah berulang kali  ke kementerian terkait bersama Pemprov Jatim maupun DPRD Jatim untuk mempertanyakan kelangkaan pupuk di pasaran tersebut. “Ketika dilapangan ternyata dijumpai ada permainan. Ini sangat disayangkan sekali,” lanjutnya.

Achmad Iskandar lalu mengambil contoh hasil yang ungkap Polres Tuban mengamankan 9 ton pupuk subsidi dari Pamekasan yang akan dijual di Tuban. “Ini berarti ada suatu permainan yang luar biasa oleh oknum-oknum yang tidak boleh dibiarkan, harus segera ada langkah tegas semua pihak,” jelasnya. “Jangan jangan di daerah yang lain modusnya sama,” sahut Iskandar.

Penangkapan penyelundupan 9 ton pupuk subsidi asal Pamekasan tersebut, kata Achmad Iskandar, telah membenarkan adanya permainan manajemen dalam pendistribusian pupuk tersebut.

“Ini harus menjadi perhatian serius bagi pihak-pihak terkait, yaitu Dinas Pertanian Provinsi maupun Dinas Pertanian kabupaten/kota. Harus ada perbaikan untuk pendistribusian. Ingat ini program pemerintah mensukseskan program pertanian untuk mensejahterakan masyarakat apalagi di tengah pandemi,” lanjutnya.

Temuan ungkap kasus jual beli pupuk subsidi secara ilegal tersebut, katanya, adalah bentuk pengkhianatan oknum-oknum untuk mengeruk keuntungan pribadi. “Ini momentum untuk melakukan wasmas (pengawasan masyarakat)  dimana masyarakat ikut juga melakukan pengawasan. Supaya program-program subsidi untuk masyarakat benar-benar tepat sasaran,”ajaknya.

Dalam kesempatan yang sama, Achmad Iskandar memberikan apresiasi pihak kepolisian atas pengungkapan kasus pupuk subsidi ilegal di Tuban tersebut. “Mudah-mudahan dengan pengungkapan tersebut, oleh Kapolda Jatim menjadi program serius untuk mengamankan kebijakan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya. rko

Berita Terbaru

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Unit P…

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kapolres Lamongan yang baru AKBP Adhytiawarman Gautama Putra P.hD menyempatkan diri melaksanakan shalat Ashar berjamaah, bersama j…

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kapolres Blitar AKBP Ardy Zuul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bertatap muka dengan awak media di Blitar Raya pagi tadi di ruang Lo…

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Terdakwa Maidi tidak membantah keterangan saksi Siti Ulfasyah terkait pemberian ATM serta transfer uang Rp3 juta hingga Rp10 juta p…

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum Kepala Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terus bergulir. Kali Korban b…

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 yang mengusung tema “Kidung Aruna K…