Puan Bocorkan Capres PDIP, Puan Langsung Dibidik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eri Cahyadi mendampingi Puan Maharani mengunjungi Kampung Tempe di Surabaya, Rabu (2/3/2022). SP/Riko
Eri Cahyadi mendampingi Puan Maharani mengunjungi Kampung Tempe di Surabaya, Rabu (2/3/2022). SP/Riko

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Puan Maharani, anak Ketua Umum DPP PDIP Megawati, kembali disorot pengamat politik. Ini setelah ia membocorkan kriteria Capres-Cawapres yang akan diusung oleh PDIP. Salah satunya, pernah berdarah-darah untuk PDIP.

"Harusnya orang tersebut adalah orang yang memang betul paling tidak pernah ikut berjuang, pernah memperhatikan partai, dan ikut berdarah-darah dalam membangun PDIP selama ini. Dia Turun ke bawah, ketemu dengan rakyatnya, bertemu dengan orang-orang yang keluarga besarnya. Itulah orang yang akan menjadi calonnya, insyaAllah ditentukan menjadi calon dari PDIP," tandas Puan Maharani , tersebut saat memberikan arahan di kantor DPC, Surabaya Selasa (1/3) malam.

"Bahwa nanti siapapun yang kemudian akan diputuskan Ibu Ketum sebagai Capres-Cawapres untuk 2024, orang itulah yang akan kita menangkan untuk jadi presiden yang akan datang. Saya ini juga petugas partai, walau saya anaknya," kata Puan.

"Ada sih bisik-bisik sama Bu Mega kira-kira siapa, tapi itu rahasia," imbuhnya.

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, langsung menembak dua nama yang sesuai dengan bocoran kriteria dari Puan. Dua sosok ini diyakini akan bersaing ketat mendapat restu Megawati Soekarnoputri sebagai capres 2024.

"Yang bisa penuhi kriteria itu pastinya banyak di PDIP. Pastinya semua kader PDIP berdarah-darah bangun PDIP dan sangat cinta Soekarno. Tapi kalau dikerucutkan lagi, tak lain dan tak bukan, pastinya Puan dan Ganjar," tutur Adi kepada wartawan, Rabu (2/3).

"Keduanya sudah memenuhi syarat untuk jadi capres. Tinggal Megawati mau pilih siapa nanti yang diusung jadi capres. Yang jelas, PDIP beruntung surplus kader yang bisa diusung maju Pilpres," sambung Adi.

Namun demikian, Adi menilai bocoran kriteria yang disebut Puan itu cenderung mengarah ke dirinya sendiri. Sebab bisa dibilang hanya Puan yang dianggap sebagai kader dengan kadar ke-PDIP-an yang sangat tinggi.

"Bahkan kalau diperas lagi lebih spesifik cenderung mengarah ke Puan. Karena Puan dianggap sebagai kader yang kadar ke-PDIP-annya seribu karat. Bahkan sering disebut kemenangan Ganjar jadi gubernur di Jateng karena perjuangan Puan yang berdarah-darah saat itu yang jadi ketua tim pemenangan," paparnya. n er, jk

Berita Terbaru

Lagi, Kejari Ponorogo Sita Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi Terkait Korupsi Tunjangan DPRD

Lagi, Kejari Ponorogo Sita Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi Terkait Korupsi Tunjangan DPRD

Rabu, 12 Agu 2026 08:26 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 08:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo kembali menyita uang tunai sebesar Rp1.240.000.000 dari anggota Dewan Perwakilan…

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh Indah Kuntarti ke Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri, Sukur Priyanto,…

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna menegaskan Kasus korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus…

Yaqut Tuding Jaksa Dakwa Terima Rp 4,8 M, hanya Asumsi

Yaqut Tuding Jaksa Dakwa Terima Rp 4,8 M, hanya Asumsi

Rabu, 12 Agu 2026 07:40 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:40 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membantah menerima uang satu rupiah pun terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan…

Pengacara Yaqut Heran Pemilik Maktour tak Ditersangkakan

Pengacara Yaqut Heran Pemilik Maktour tak Ditersangkakan

Rabu, 12 Agu 2026 07:38 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran bos PT Makassar Toraja (Maktour), Fuad Hasan Masyhur, dalam…

YAQUT TERIMA RP 4,8 M BISA ATUR PANSUS RP 17,8 M

YAQUT TERIMA RP 4,8 M BISA ATUR PANSUS RP 17,8 M

Rabu, 12 Agu 2026 07:35 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:35 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ada peristiwa menarik dalam sidang pembacaan surat dakwaan mantan Menag Yaqut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan…