Ketua Komisi B DPRD Surabaya Dorong Pemkot Maksimalkan Lahan BTKD Untuk Lahan Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Luthfiyah mendorong Pemerintah kota Surabaya untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan Bekas Tanah Kas Desa (BTKD) yang menjadi aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sebagai lahan pertanian. 

Luthfiah menilai sejauh ini Dinas Pertanian dan ketahanan pangan ini belum maksimal dalam inovasi baik metode penanaman maupun jenis tanaman yang ditanam.

“Kami melihat ada tanaman Jagung, Terong dan Sayuran. Ini kan biasa dilakukan oleh para petani. Harusnya pemilihan tanaman itu yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Sehingga, nanti bisa ditiru oleh masyarakat. Kalau sayuran seperti itu sudah biasa,” tutur Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Surabaya seusai mengunjungi lahan pertanian milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan di wilayah kecamatan jambangan, pada Senin (7/3) kemarin. 

Luthfiyah mengatakan, ini bisa menjadi tantangan tersendiri bagi dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dengan menanam komoditi yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga masyarakat bisa benar-benar memiliki ketahanan pangan yang optimal.

“ Dinas ketahanan pangan itu harus bisa menjadi inovator sehingga masyarakat nantinya bisa meniru,” terangnya.

Sebagai langkah optimalisasi tersebut, lanjut Luthfiah, juga harus dilakukan diatas lahan yang sangat luas sehingga manfaatnya juga bisa dirasakan secara besar.

“Saya juga belum melihat pemanfaatan lahan pertanian yang dilakukan diatas tanah BTKD dengan skala yang luas. Kalau itu bisa dilakukan pasti memiliki manfaat yang besar,”terangnya.

Oleh karena itu, kata Luthfiyah pihaknya juga akan melakukan pendataan aset yang memiliki ukuran yang besar untuk bisa dijadikan lahan pertanian.

“ Dalam waktu dekat kita berencana akan mengundang OPD yang mengurusi aset, kita ingin tahu aset-aset mana saja yang besar dan nantinya saya berharap itu bisa dimanfaatkan,” katanya. Alq

Berita Terbaru

HUT ke-81 TNI, Perkuat Kolaborasi Sukseskan Program Prioritas Pembangunan

HUT ke-81 TNI, Perkuat Kolaborasi Sukseskan Program Prioritas Pembangunan

Selasa, 06 Okt 2026 09:57 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 09:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan menjadi momentum penguat sinergi antara…

Kedelai Impor AS, Lebih Baik dari China

Kedelai Impor AS, Lebih Baik dari China

Selasa, 06 Okt 2026 07:47 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga kedelai sepenuhnya hasil impor terus meroket hingga menyentuh kisaran Rp 11.300-11.500 per kilogram. Sebelumnya harga normal di bawah…

Dua Perusahaan Gadai, Naik Status Nasional

Dua Perusahaan Gadai, Naik Status Nasional

Selasa, 06 Okt 2026 07:45 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 07:45 WIB

SURABAYAPAGI.com - Sebanyak dua entitas yang dimaksud adalah PT Gadai Mulia Sejahtera dan PT Solusi Gadai Pintar,menjadi skala nasional kepada dua perusahaan…

MITCHELL BAKER, BERINSTING GOL,TOP SKOR FIFA ASEAN

MITCHELL BAKER, BERINSTING GOL,TOP SKOR FIFA ASEAN

Selasa, 06 Okt 2026 07:41 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 07:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mitchell Baker memimpin daftar top skor FIFA ASEAN Cup 2026 menjelang final. Penyerang Timnas Indonesia itu telah mengoleksi lima…

Seragam PDU TNI Mirip Seragam Tentara Korea Utara

Seragam PDU TNI Mirip Seragam Tentara Korea Utara

Selasa, 06 Okt 2026 07:38 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 07:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut PDU baru TNI terinspirasi dari beskap. Seragam itu dipakai oleh perwakilan tiga…

Kemen Imipas, Habis Cibinong, Digoyang Rutan Depok

Kemen Imipas, Habis Cibinong, Digoyang Rutan Depok

Selasa, 06 Okt 2026 07:36 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Irjen Kemen Imipas, Komjen Rudi Setiawan, mengatakan ada dugaan pegawai Rutan Depok menyediakan narkoba dan alat-alat pesta atau…