Ustadz Yusuf Dituding Tipu Investasi Berkedok Syari'ah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ustaz Yusuf Mansyur
Ustaz Yusuf Mansyur

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ustadz Yusuf Mansur, dai kondang berusia 44 tahun dituding melakukan penipuan. Benarkah Yusuf Mansur sebagai tokoh pendakwah, penulis buku, dan juga pengusaha, menipu?

Terkait tudingan ini, Ustadz Yusuf Mansur  memberikan klarifikasi dan penjelasan lewat unggahan video di YouTube channel Yusuf Mansur New .

Adalah Hilma Humaira, yang ngaku korban penipuan investasi berkedok syari’ah yang diduga dilakukan ustadz Yusuf Mansur. Dirinya bongkar modus penipuan Yusuf Mansur, ia mengaku tertipu oleh investasi Yusuf Mansur. Bahkan, ia mengaku Yusuf Mansur memberi iming-iming akan beli Indonesia.

 

Ngaku tidak Dapatkan haknya

Yusuf Mansur datang kesana menawarkan investasi,” ujar Hilma Humaira, terduga korban, dalam video yang diunggah channel youtube Cahaya Islam, dengan judul ‘Mengejutkan!! Ibu Korban Investasi Tipu-Tipu Yusuf Mansur Menangis, Ternyata Sudah Banyak Korban’, sebagaimana dilansir pada Minggu, (13/3/ 2022)

Dalam keterangannya, terduga korban penipuan investasi Yusuf Mansur mengaku tidak mendapatkan haknya. Ia hanya mendapatkan laporan tertulis terkait pembagian hasil, namun uang tidak masuk ke rekening terduga korban.

Terduga korban merupakan warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri. Dan berdasarkan keterangannya, ajakan Yusuf Mansur untuk gabung investasi syari’ah dilakukan di luar negeri tempat Hilma Humaira bekerja.

Korban mengaku tidak percaya dengan iming-iming Yusuf Mansur akan membeli Indonesia, namun yang ada dalam pikiran korban ialah peluang menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga setelah dirinya pulang ke Indonesia.

“Yusuf Mansur datang kesana menawarkan investasi,” ujar Hilma Humaira, terduga korban, dalam video yang diunggah channel youtube Cahaya Islam, dengan judul ‘Mengejutkan!! Ibu Korban Investasi Tipu-Tipu Yusuf Mansur Menangis, Ternyata Sudah Banyak Korban’, sebagaimana dilansir pada Minggu, (13/3/ 2022).

“Tadinya BSI, BSI itu untuk visi misinya membeli Indonesia dan membangkitkan ekonomi umat islam secara berjama’ah,” ujar Hilma Humaira melanjutkan.

“Sangat banyak (yang tertipu motivasi membeli Indonesia) karena kita di luar negeri juga uangnya untuk berpulang ke Indonesia nantinya, untuk anak untuk keluarga,” ujar Hilma Humaira melanjutkan.

 

Gunakan Dalih Agama

“Kalau untuk membeli Indonesia dan membangkitkan ekonomi umat islam indonesia (saya) tidak (percaya) sama sekali,” ujar Hilma Humaira melanjutkan.

“Karena kita kan tau, kita ke luar negeri juga karena ekonomi kita terpuruk saat itu, jadi kita terpaksa hijrah ke luar negeri,” ujar Hilma Humaira melanjutkan.

Kemudian, terduga korban mengaku merasa berdosa, karena sudah menjadi panitia Yusuf Mansur. Ia juga memberikan keterangan bahwa Yusuf Mansur kerap menggunakan dalil-dalil agama.

“Saya merasa sangat dosa, karena pak Yusuf Mansur saat itu meyakinkan kita pakai agama, dengan dalil-dalil agama, sedangkan saya itu panitia,” ujar Hilma Humaira menjelaskan.

 

Ustadz Bantah Nipu

Ustadz Yusuf Mansur membantah disebut telah melakukan penipuan lewat bisnis investasi uang patungan usaha hotel serta apartemen haji dan umrah. Keberatan dengan tudingan tersebut, ia tak segan membawa persoalan ini ke jalur hukum.

Kuasa hukum Ustaz Yusuf Mansur, Deddy J Syamsudin menduga ada pihak yang sengaja menggiring opini publik untuk mencemarkan nama baik dai 45 tahun tersebut.

 

Kalau buktikan Saya Berhenti

“Saya juga masih penasaran untuk minta teman-teman publik, siapa yang pernah jadi panitia saya sejak 1999 hingga 2021, kalau memang ada cerita saya minta duit, narikin duit, dan ngegondol duit sedekah, tapi berani bersaksi menjelaskan kebenaran jangan cuma ngecap, kalau benar, satu saja, saya berhenti jadi ustadz. Ini semata-mata saya sampaikan, mana buktinya saya nipu segala macam, nggak lah," tutur Ustadz Yusuf Mansur.

“Dia menuding laporan ini seakan-akan satu pengiriman opini bahwa Kyai Haji Yusuf Mansur adalah penipu. Saya katakan salah besar," kata Deddy, ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (10/1/2022).

"Jadi saya katakan bahwa bola liar yang berada di luar melakukan penggiringan opini terhadap klien saya, itu merupakan pencemaran nama baik," katanya menyambung.

 

Didugat Ingkar Janji

Sebelumnya, Ustaz Yusuf Mansur digugat atas kasus dugaan ingkar janji alias wanprestasi atas dana investasi uang patungan usaha hotel serta apartemen haji dan umrah.

Sebanyak 12 orang menggugat secara perdata Ustaz Yusuf Mansur mengenai kasus tersebut di Pengadilan Negeri Tangerang. 

Di pernyataannya Ustadz Yusuf Mansur pun menerangkan bahwa sekalipun ada kasus ini, dia tidak akan menghentikan niatnya untuk memajukan ekonomi bangsa dan umat. Dirinya tak akan berhenti berdakwah di jalan kebenaran. Yuk simak penjelasan lengkapnya hanya di YouTube channel Yusuf Mansur New! n jk, er

Berita Terbaru

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang…

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo, JAwa Timur mengakibatkan sebagian akses tebing jalan penghubung…

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Setelah ditemukannya isi Prasasti Anjuk Ladang di dekat situs Candi Lor Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kini, Tim Ahli Cagar…

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Madiun, Jawa Timur semakin mudah melalui "jemput bola", dimana…

Pemkot Mojokerto Dorong Pengembangan Pariwisata untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Pemkot Mojokerto Dorong Pengembangan Pariwisata untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 06 Apr 2026 11:12 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:12 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi…

Terus Berkreasi, Perajin Besek Bambu Magetan Eksis Bertahan di Era Digitalisasi

Terus Berkreasi, Perajin Besek Bambu Magetan Eksis Bertahan di Era Digitalisasi

Senin, 06 Apr 2026 11:08 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Meski di tengah semua serba era digitalisasi, perajin besek dari bahan baku bambu di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten…