Surabaya Akan Terapkan Pembatasan Penggunaan kantong Plastik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Surabaya akan keluarkan Perwali terkait pembatasan penggunaan kantong sampah/ Foto: pixabay
Pemerintah Surabaya akan keluarkan Perwali terkait pembatasan penggunaan kantong sampah/ Foto: pixabay

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah kota (pemkot) Surabaya dalam waktu dekat akan menerapkan pembatasan penggunaan kantong plastik di kota pahlawan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro menyampaikan, aksi pembatasan penggunaan kantong plastik merupakan komitmen dari pemerintah dalam mewujutkan program gerakan zero waste. 

Saat ini, kata Hebi, pemkot tengah menyelesaikan peraturan mengenai pembatasan penggunaan kantong plastik di pasar. Nantinya pengaturan tersebut diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali).

"Perwali pembatasan kantong plastik nanti akan berlaku secepatnya. Tahun 2022 ini harus terbit,” kata Hebi, Rabu (16/03/2022).

Aturan terkait pembatasan penggunaan kantong sampah sebetulnya telah ditargerkan akan selesai pada Februari 2022 lalu.

Namun, karena di dalam draft Perwali masih ada sejumlah poin yang perlu diperbaiki, sehingga saat ini masih berada di Bagian Hukum dan Kerjasama.

“Karena masih ada satu atau dua yang perlu diperbaiki, sebelum ditandatangani wali kota,” akunya.

Kendati aturan formal belum rampung diselesaikan, Hebi memastikan kampanye pembatasan penggunaan kantong plastik akan terus digencarkan.

Selain kampanye, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi ke masyarakat, khususnya di pasar modern maupun pasar tradisional.

“Jadi, kalau misal nanti mau belanja jangan pakai plastik, harus bawa dari rumah. Nah, sebelum nanti diterapkan akan ada sosialisasi,” ucapnya.

Menurut Hebi, sampah kantong plastik telah menjadi salah satu permasalahan lingkungan di Indonesia khususnya Surabaya.

Dalam 3 tahun terakhir, terjadi kenaikan sampah plastik yang cukup signifikan. Di tahun 2018 misalnya, DLH Surabaya mencatat setidaknya dalam 1 hari terdapat 400 ton sampah yang dihasilkan oleh masyarakat.

Angka ini kemudian naik di tahun 2019 menjadi 1.600 ton sampah plastik per hari. Bahkan komunitas nol sampah mencatat, terjadi kenaikan sampah plastik dari 17% di tahun 2020 meningkat menjadi 21% di tahun 2021.

“Makanya (peraturan) ini akan sangat membantu kalau misalnya diterapkan. Beberapa daerah sudah melakukan," pungkasnya. (Sem)

 

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…