Puluhan Tahun Air Warga Bujel Tercemar Kadar Besi, DPRD Kota Kediri Lakukan Sidak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri Sunarsiwi Kurnia Ganik Pramana
Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri Sunarsiwi Kurnia Ganik Pramana

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Anggota Komisi C DPRD Kota Kediri melakukan sidak di Lingkungan Wonosari RT 1 RW 6 Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jumat (18/2/2022). Sidak dilakukan usai wakil rakyat ini mendapat aduan jika mata air di lingkungan tersebut tercemar kadar besi tinggi dan mengakibatkan air keruh serta tidak layak dikonsumsi. 

Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri, Sunarsiwi Kurnia Ganik Pramana mengatakan, rata-rata air milik warga Lingkungan Wonosari ini tercemar kadar besi dan mangan yang tinggi melebihi ambang batas. 

"Jadi dari hasil sampling dari Dinas Kesehatan menyebutkan jika Kadar Besi (Fe) dan Mangan (Mn) di lokasi itu sangat tinggi sehingga tidak layak dikonsumsi," ujarnya. 

Lanjut Ganik, ia menyayangkan kasus ini baru diketahui oleh pihak terkait. Pasalnya kondisi tersebut sudah terjadi sejak lama. "Yang saya sesalkan baru tahu sekarang, padahal ini sudah terjadi puluhan tahun. Kemarin tahunya dari kader Jumantik yang mengadu jika kondisi air di wilayah ini sangat tidak layak. Oleh karena itu kita lakukan sidak," imbuhnya. 

Ganik bersama anggota Komisi C lainnya mengambil langkah cepat dalam mengatasi hal itu. Pihaknya meminta Pemerintah Kota Kediri segera mengambil langkah cepat untuk menangani persoalan ini. Dari pantuan lapangan, Pemerintah Kota Kediri melalui PDAM Kota Kediri langsung melakukan pemasangan pipa saluran air bersih milik PDAM pada tiap rumah yang terdampak. 

"Kita sudah minta PDAM segera memberikan saluran pemasangan pipa air bersih. Sedangkan untuk biaya atau yang lainnya nanti kita akan komunikasikan dengan Komisi B yang membidangi," jelas perempuan yang juga politisi PDI Perjuangan. 

Sementara Kepala Kelurahan Bujel, Mujiyo mengaku, penyebab tercemarnya sumber mata air milik warga ini diduga karena kandungan tanah urug yang digunakan warga saat membangun pemukiman dilokasi tersebut. Mengingat lokasi tersebut merupakan tanah sawah. 

"Jadi dulu lokasi ini merupakan sentra pengrajin batu bata. Kemudian dibangun pemukiman yang akhirnya dilakukan pengurukan. Konon katanya tanah urug yang digunakan ini yakni tanah dari limbah pabrik rokok. Sehingga ada kemungkinan dampak yang dirasakan baru sekarang," ujarnya dilokasi. 

Ia menyebutkan, terdapat 200 rumah di Lingkungan Wonosari Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri yang tercemar unsur logam berat. Hasil tersebut diketahui setelah Dinas Kesehatan setempat melakukan sampling sebanyak 30 rumah di tiga RT yakni RT, 1,2,3 RW 6 Kelurahan Bujel. Can

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…