Di Sumenep, Pengunjung Wisatawan Keluhkan Pantai Lombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pantai Lombang di Pulau Madura, Jawa Timur.SP/MADURA
Pantai Lombang di Pulau Madura, Jawa Timur.SP/MADURA

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Lebaran ketupat adalah tradisi sakral di Pulau Madura, Jawa Timur. Biasanya pada momen lebaran ketupat tersebut masyarakat di Madura menghabiskan waktu dengan bersenang-senang di tempat-tempat wisata.

Biasanya Pantai Slopeng yang terletak di Desa Ambunten dan Pantai lombang di Desa Legung Batang-Batang yang menjadi tempat wisatawan baik dari lokal dan dari luar daerah.

‘’Kedua tempat wisata ini sudah bisa dipastikan sepi pengunjung dikarenakan Kabupaten Sumenep diguyur hujan deras dari semalam,’’ ungkap Abdul Hamid, warga asal Kabupaten Sumenep kepada media SurabayaPagi, Senin (9/05).

Menurutnya, hujan itu adalah kode alam, mengingat keindahan pantai Lombang yang sudah tidak asri lagi, karena banyak saluran limbah dari pengelola tambak di sekeliling pantai. 

"Keindahan pantai lombang itu sudah tidak menarik lagi, di samping airnya sudah bau, karena jadi pembuangan kotoran limbah dari pengelola tambak "jelasnya.

Abdul Hamid menyoal Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumenep yang dituding gagal dalam melakukan wisata ketupat dan promosi budaya yang ada di Kabupaten Sumenep.

"Kepala Disparbudpora tidak memiliki kemampuan dalam mengembangkan tempat wisata yang ada di Kabupaten Sumenep, sebab tidak memiliki basic seniman, hanya berlatar belakang pendidikan saja" tegasnya.

Sementara Ketua Indonesia Lanyalla Center (ILC) Kabupaten Sumenep, RB. Faisol Sadamih menilai, kegagalan di sebuah instansi itu mengarah kepada Bupati Sumenep sebagai nahkoda dalam pemerintahan.

"Sebagai kepala pemerintah, saya pikir sudah bisa membaca Struktur Organisasi (SO) yang ada dibawahnya, bahkan mengetahui titik lemahnya dalam membangun kepemerintahannya," katanya.

Jadi kata dia, Pemerintahan Bupati Sumenep sudah dinilai sesuai dengan tupoksinya. ‘’Hanya mengenai saran positif dan negatif itu sudah biasa,‘’pungkasnya.

Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan mengaku, jika urusan limbah itu ditangani Dinas Lingkungan Hidup (DLH) 

"Silahkan langsung ke DLH saja,’’ ungkapnya. (AR)

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…