Program 'Ning Ita di Sekolah' Dapat Penghargaan dari Kementerian Agama RI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Program 'Ning Ita di Sekolah' (Peningkatan Iman dan Taqwa di Sekolah) mendapatkan tanda mata penghargaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama  Republik Indonesia (Ditjen Pendis Kemenag RI).
Program 'Ning Ita di Sekolah' (Peningkatan Iman dan Taqwa di Sekolah) mendapatkan tanda mata penghargaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Ditjen Pendis Kemenag RI).

i

SURABAYA PAGI, Mojokerto - Program 'Ning Ita di Sekolah' (Peningkatan Iman dan Taqwa di Sekolah) mendapatkan tanda mata penghargaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Ditjen Pendis Kemenag RI).

Program yang digagas Walikota Mojokerto Ika Puspitasari atau akrab disapa Ning Ita ini memperoleh penghargaan lantaran dinilai memberi kontribusi dalam pengembangan dan kebijakan positif bagi pendidikan agama islam di sekolah.

Tanda mata penghargaan akan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, DR. Zainut Tauhid Sa'adi M.Si pada tanggal 20 Mei 2022 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, di Denpasar, Bali.

Selain Ning Ita, penghargaan itu juga akan diberikan kepada Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, Bupati Pamekasan, Bupati Jombang dan Bupati Lumajang. Sekedar informasi, program Ning Ita di Sekolah dilaunching Walikota Ning Ita pada bulan April 2022 kemarin.

Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM, terutama para generasi penerus bangsa. Saat peluncuran program yang dilaksanakan di SMPN 9 Kota Mojokerto, Ning Ita mengatakan kualitas SDM tidak hanya dilihat dari kecerdasan intelektual, melainkan juga spiritual dan emosional.

"Penanaman pendidikan keagamaan ini bisa menjadi fondasi dasar yang kuat untuk membentengi anak kita dari dampak negatif era digitalisasi dan keterbukaan informasi," ujarnya.

Lebih lanjut petinggi Pemkot ini menjelaskan saat ini semakin marak dijumpai dampak negatif dari perkembangan zaman yang terjadi. Berbagai budaya luar yang tidak sesuai dengan nilai agama dan Pancasila bebas keluar-masuk, sehingga menimbulkan kekhawatiran tidak hanya bagi pemerintah, tapi juga para orang tua, dan pengajar.

Dikatakannya, dalam program 'Ning Ita di Sekolah' siswa dan siswi dari tingkat PAUD hingga SMA se-Kota Mojokerto akan mendapatkan tambahan pembelajaran keagamaan sebanyak dua kali setiap pekan, yakni sebelum jam pelajaran utama dimulai. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa muslim maupun nonmuslim.

"Setiap Selasa dan Kamis ada literasi rohani. Ada pelajaran agama dan penguatan dalam membaca Al-Qur'an," terangnya.Dwi

Berita Terbaru

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…