Pembinaan Poktan, Bupati Mojokerto Minta Kaum Milenial Andil dalam Pembangunan Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pembangunan pertanian merupakan bagian integral dari pembangunan ekonomi, dalam hal ini peningkatan kapasitas petani dalam melaksanakan fungsi bagi kelompok tani menjadi hal yang sangat penting.

Dalam kesempatan ini, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyampaikan materi terkait peningkatan kapasitas pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) pada sektor pertanian, yang diikuti sebanyak 40 orang perwakilan Kelompok Tani (Poktan) dari lima Kecamatan di Kabupaten Mojokerto, serta 18 koordinator penyuluh pertanian se-Kecamatan Kabupaten Mojokerto, di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Kecamatan Mojosari, Selasa (24/5) pagi.

Ikfina mengatakan, masyarakat Kabupaten Mojokerto sebagian besar berprofesi sebagai petani. Saat ini, tercatat ratusan ribu angkatan kerja terlibat di dalam sektor pertanian.

"Kurang lebih 200 sampai 250 ribu angkatan kerja di Kabupaten Mojokerto dari total 850.000 masyarakat kerja di kabupaten mojokerto. 25 persen dari tenaga kerja di Kabupaten Mojokerto ini adalah petani," ucapnya.

Bupati Ikfina meminta, agar para generasi muda juga ikut andil secara langsung dalam mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Mojokerto.

"Dengan perkembangan teknologi seperti saat ini, kita butuh mereka, kita butuh kaum milenial, kita butuh para petani-petani muda kalau kita ingin berubah," ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Ikfina juga menjelaskan, aplikasi digital dalam menyusun Rencana Definitif Kelompok Tani (RDK) dan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) saat ini sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kesejahteraan kelompok petani.

"Penyusunan RDK dan RDKK Ini kewajiban para kelompok tani. Jadi memang harus dipastikan sudah berjalan dengan baik dan betul-betul nyata sesuai apa yang dibutuhkan oleh para kelompok tani. Yang mau tidak mau kita dilibatkan aplikasi digital, sehingga dengan demikian kaum milenial ini bisa melakukan pengembangan dalam dunia pertanian," bebernya.

Selain itu, orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto ini menegaskan, dalam melakukan pengelolaan di sektor pertanian saat ini perlu adanya sosok pemimpin yang bisa merangkul semua anggota tim dalam suatu kelompok.

"Fungsi kepemimpinan sangat dibutuhkan, jadi cara pandangnya berubah tidak lagi individu tetapi berkelompok, jadi saling membantu memikirkan kebutuhan bersama satu sama lain" pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…