Terus Berprestasi, Kota Mojokerto Kota ODF 100 Persen Jawa Timur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Mojokerto saat meresmikan IPAL komunal kota Mojokerto. SP/Dwy AS
Wali kota Mojokerto saat meresmikan IPAL komunal kota Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto menjadi satu di antara 20 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur yang masuk 100 persen Open Defecation Free (ODF) atau tidak buang air besar sembarangan.

Kota kecil dengan tiga kecamatan ini menjadi Kota ODF di Provinsi Jatim tahun 2021 berdasarkan hasil verifikasi resmi dari tim verifikator tingkat Provinsi.

Penilaiannya menggunakan cakupan atau prosentase Desa atau Kelurahan ODF per Kabupaten atau Kota yang di update tanggal 31 Desember 2021 kemarin. Dari data LB 1 STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat), Kota dengan Slogan Spirit Of Majapahit ini berada di urutan ketiga setelah Kota Batu dan Kota Madiun.

Sedangkan tiga daerah tetangga terdekat Kota Mojokerto, yakni Kabupaten Mojokerto, Jombang dan Sidoarjo masuk kedalam 18 Kota/Kabupaten di Jawa Timur yang belum ODF.

Kabupaten Mojokerto memiliki prosentase 74 persen hampir mendekati 100 persen, sedangkan Kabupaten Jombang 63 persen dan terendah Kabupaten Sidoarjo hanya sebesar 28 persen.

Capaian 100 persen ODF ini tak 'mbreset' dari target yang ditetapkan oleh Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari. Pasalnya, pemimpin perempuan pertama di Kota Mojokerto ini menargetkan tahun 2020-2021 Kota Mojokerto sudah bebas dari perilaku masyarakat yang buang air besar (BAB) sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).

Tak main-main, untuk memenuhi target tersebut, Pemkot Mojokerto telah membangun sejumlah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal dan Program Perpipaan Sanitasi di hampir seluruh kelurahan di Kota Mojokerto.

Setiap tahun pembangunan IPAL Komunal, Septic Komunal dan Jamban sehat di Kota Mojokerto dilaksanakan dengan sasaran lingkungan yang berbeda-beda. Program ini merupakan bagian upaya Kota Mojokerto agar terbebas dari buang air besar sembarangan (ODF).

"Alhamdulillah melalui pembangunan Sanitasi Berbasis Masyarakat yaitu IPAL Komunal, Septic Komunal dan Jamban sehat Kota Mojokerto tahun lalu sudah mendapat predikat ODF dan STBM dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi" ujar Ning Ita sapaan akrab Wali kota.

Hal ini mengartikan bahwa sanitasi di Kota Mojokerto sudah dalam kategori baik.

Lebih lanjut Ning Ita berharap, melalui pembangunan ini masyarakat tidak lagi buang air besar di sungai. Selain pembangunan IPAL Komunal, Septic Komunal dan Jamban sehat, Pemkot Mojokerto juga telah menyediakan beberapa Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Kedepan selain dengan tersedianya IPAL ini, kami berharap masyarakat juga bersama-sama memiliki semangat untuk mengelola kebersihan dan kesehatan lingkungan" imbuhnya.

Sekedar informasi, tahun 2021 kemarin, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menerima sertifikat Open Defecation Free (ODF) dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa karena dianggap berhasil menyelesaikan masalah Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Dwi

Berita Terbaru

Kalfaris Triwijaya Lalo melaksanakan PTDH terhadap Aiptu EW.

Kalfaris Triwijaya Lalo melaksanakan PTDH terhadap Aiptu EW.

Sabtu, 18 Jul 2026 13:26 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 13:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Dengan tegas, Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, S.I.K., M.I.K., pada hari Jumat, (17/7/2026), melakukan P…

Sidang Kolam Pelabuhan: Ahli Sebut HPS Sesuai Standar dan Penyewaan Kapal Merupakan Praktik Umum

Sidang Kolam Pelabuhan: Ahli Sebut HPS Sesuai Standar dan Penyewaan Kapal Merupakan Praktik Umum

Sabtu, 18 Jul 2026 12:30 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 12:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Sidang lanjutan perkara proyek pengerukan kolam pelabuhan kembali menghadirkan sejumlah saksi ahli dari tim penasihat hukum yang m…

SMP Negeri 1 Jabon Awali Tahun Ajaran Baru dengan Eco-Demo & Green Action 2026

SMP Negeri 1 Jabon Awali Tahun Ajaran Baru dengan Eco-Demo & Green Action 2026

Sabtu, 18 Jul 2026 10:13 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 10:13 WIB

SURABAYAPAGI, Sidoarjo – Memasuki awal tahun ajaran baru 2026, SMP Negeri 1 Jabon mengambil langkah progresif dengan menggelar kegiatan bertajuk "Eco-Demo & G…

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…