Pemkot Mojokerto Serius Sosialisasikan Perwali dan Roadmap Pembinaan Pengawasan Koperasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Diskouperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya saat membuka Sosialisasi Perwali dan Roadmap Pembinaan dan Pengawasan Koperasi di Pendopo Sabha Mandala Tama, Pemkot Mojokerto, Kamis (2/6/2022) pagi. SP/Dwy AS
Kepala Diskouperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya saat membuka Sosialisasi Perwali dan Roadmap Pembinaan dan Pengawasan Koperasi di Pendopo Sabha Mandala Tama, Pemkot Mojokerto, Kamis (2/6/2022) pagi. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskouperindag) Kota Mojokerto menggelar Sosialisasi Perwali dan Roadmap Pembinaan dan Pengawasan Koperasi di Pendopo Sabha Mandala Tama, Pemkot Mojokerto, Kamis (2/6/2022) pagi.

Acara yang dibuka oleh Kepala Diskouperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya ini menghadirkan nara sumber dari Lembaga Pengembangan Hukum dan Pemerintahan Universitas Brawijaya serta diikuti oleh Pengurus Koperasi se Kota Mojokerto.

Kepala Bidang Bina Koperasi Diskouperindag Kota Mojokerto, Helmi menjelaskan, memasuki era digitalisasi semua berubah serba digital dan mau tidak mau suka tidak suka termasuk koperasi harus berbenah diri sesuaikan era baru tersebut.

"Guna menyambut era ini maka segala sesuatu harus disiapkan termasuk sarana dan prasarana hukum yang mengatur pembinaan dan pengawasan koperasi sehingga menghasilkan output dan outcome maksimal," jelasnya.

Untuk itu, lanjut Helmi, Diskouperindag menggelar FGD terkait draft awal Perwali yang tentunya masih banyak kekurangan dan perlu mendapat masukan dari pelaku usaha kopearsi secara langsung.

"Kita harapkan ending tujuan akhir setelah perwali ditetapkan maka akan benar-benar terwujud koperasi kuat, sehat, mandiri dan punya daya saing," tukasnya.

Terpisah, Kepala Diskouperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan ada beberapa hal yang melatar belakangi kenapa Perwali ini perlu diterbitkan. Diantaranya, karena praktik koperasi masih banyak yang melanggar ketentuan hukum sehingga harus berhadapan dengan aparat penegak hukum.

"Tugas kami adalah melakukan pembinaan dan pengawasan koperasi agar jangan sampai ada yang terseret masalah hukum. Untuk itu kita harus sinergi dan bersatu saling menjaga satu sama lain. Resiko harus kita mitigasi, sehingga jangan sampai koperasi di Kota Mojokerto terseret masalah hukum," ujarnya.

Selain itu, lanjut Ani, pembentukan Perwali ini berangkat dari rasa keprihatinannnya yang mendalam. Pasalnya, dari 192 koperasi di Kota Mojokerto, yang masuk kategori sehat hanya 19 koperasi saja. Padahal, upaya pengawasan dan pembinaan terus dilakukan dari tahun ke tahun.

"Pembinaan ini sudah dilakukan berpuluh-puluh tahun sejak Dinas Koperasi ada. Masak iya sih, seluruh koperasi se Pemkot sudah dibina tapi yang sehat cuma 19 gelintir saja," gumamnya.

Nah bertolak dari kondisi tersebut, tahun ini pihaknya menyiapkan payung hukum Perwali yang mengatur terkait pembinaan dan pengawasan koperasi secara komprehensif. Ini agar kinerja Dinas lebih terarah dan terukur sehingga tercapai output dan outcomenya secara jelas.

"Perwali ini untuk kita bersama, jadi tak hanya untuk kebaikan Pemkot saja , tapi juga untuk kebaikan gerakan koperasi serta seluruh masyarakat Kota Mojokerto. Karena koperasi menjadi soko guru perekonomian yang berperan aktif menanggulangi dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19," tukasnya.

Masih kata Ani, pihaknya juga membuat gebrakan luar biasa untuk meningkatkan kategori koperasi sehat. Salah satunya dengan melakukan perubahan revolusioner terhadap metode pembinaan dan pengawasan koperasi.

"Tahun ini Diskouperindag Kota Mojokerto merubah metode pembinaan dan pengawasan koperasi melalui Coaching Clinics dengan dibantu aplikasi Klinik KOROENA (Koperasi Roda Ekonomi Indonesia)," ungkapnya.

Coaching Clinics lanjut Ani, nantinya akan dapat mendiagnosa 'penyakit' di seluruh koperasi se Kota Mojokerto, sekaligus melakukan pengobatan sesuai keluhan yang dideritanya.

"Klinik ini ibaratnya rumah sakitnya koperasi, tujuannya mengobati koperasi yang tidak sehat agar menjadi sehat. Sehingga tidak ada lagi koperasi yang sakit disini, nantinya" ungkapnya.

Ia juga menambahkan, setiap tahun akan dilakukan pembedahan kondisi masing-masing koperasi sesuai klasifikasinya secara menyeluruh untuk memperoleh diagnosa sehingga dapat dianalisa dengan tepat treatment yang dibutuhkan.

"Saat bedah koperasi, saya mohon seluruh pengurus, pengelola dan pengawas koperasi wajib hadir. Dan saya minta kejujurannya, sampaikan saja kendala dan hambatannya. Karena kalau tidak begitu, penyakitnya tidak akan ketahuan dan kita juga kesulitan melakukan pengobatannya," tukasnya.

Diakhir sambutannya, Ani berharap, peserta FGD draft awal perwali ini nantinya dapat memberi banyak masukkan demi efektivitas dan efisiensi pembinaan dan pengawasan koperasi kedepan di Kota Mojokerto. Dwi

Berita Terbaru

Tim Junior Rookie 969 dan Tim Senior Kuda Hitam Sabet Juara 1

Tim Junior Rookie 969 dan Tim Senior Kuda Hitam Sabet Juara 1

Minggu, 15 Mar 2026 17:48 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Permainan domino atau gaplek yang selama ini identik dengan stigma perjudian mulai bertransformasi menjadi cabang olahraga…

Pererat Ukhuwah Islamiyah, Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman di Jatim

Pererat Ukhuwah Islamiyah, Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman di Jatim

Minggu, 15 Mar 2026 16:47 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 16:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan Al-Qur’an Mushaf Madinah hadiah dari Penjaga Dua Tanah Suci, Raja Arab Saudi Sa…

Perkuat Layanan Pariwisata Kereta Api, KAI Wisata Bangun Kemitraan Strategis dengan Via Indonesia

Perkuat Layanan Pariwisata Kereta Api, KAI Wisata Bangun Kemitraan Strategis dengan Via Indonesia

Minggu, 15 Mar 2026 16:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 16:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) memperkuat pengembangan layanan pariwisata berbasis kereta api dengan menjalin kemitraan s…

Pelaku Pencurian Toko Pakaian di Blitar Ditangkap Warga

Pelaku Pencurian Toko Pakaian di Blitar Ditangkap Warga

Minggu, 15 Mar 2026 16:33 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga sekitar Toko Trend Fashion di Desa Bence Kecamatan Garum Kab Blitar menangkap pencuri pakaian di toko tersebut, setelah alarm…

Eka Hartono Ingatkan Pemkot Madiun, Jangan Abaikan Penghuni Kios  ‎

Eka Hartono Ingatkan Pemkot Madiun, Jangan Abaikan Penghuni Kios  ‎

Minggu, 15 Mar 2026 16:09 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 16:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun- Rencana pengembangan kawasan kuliner Bogowonto dengan nuansa Historis yang diinisiasi Pemkot Madiun mendapat sorotan dari eks p…

Tekan Angka Kemiskinan, Bupati Jember Gus Fawait Ajak Tokoh Pesantren Lewat Peran Santri

Tekan Angka Kemiskinan, Bupati Jember Gus Fawait Ajak Tokoh Pesantren Lewat Peran Santri

Minggu, 15 Mar 2026 15:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai upaya menekan angka kemiskinan, Bupati Jember Muhammad Fawait mengajak tokoh pesantren  bersama dengan para perwakilan …