Buka Pelatihan Inkubasi Pupuk Cair, Pakan Ternak dan Rajut, Wali Kota Ning Ita Motivasi Keseriusan Peserta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memuji keseriusan peserta pelatihan inkubasi pupuk cair dan pakan ternak yang hadir di Rest Area Gunung Gedangan, Jumat (17/6) siang. Pasalnya, mereka tetap berkomitmen ikuti pelatihan meski banyak peserta yang sudah mengundurkan diri. 

"Dari 40 orangi, hanya 17 orang yang masih bertahan di hari kedua pelatihan. Ini pertanda mereka punya niat kuat dan komitmen tinggi untuk bisa sukses," ujarnya saat membuka Pelatihan Inkubasi Pupuk Cair dan Pakan Ternak.

Masih kata Ning Ita sapaan akrab Wali Kota, Pemkot Mojokerto tak pernah setengah-setengah dalam memfasilitasi warganya untuk menjadi wirausaha. Terbukti sejak program ini digulirkan tiga tahun lalu, sudah ada 1900 an warga yang kini sukses menapaki jalan sebagai wirausahawan baru.

"Kita fasilitasi secara paripurna, dari mulai memberi pelatihan, pendampingan, pemberian bantuan sarana dan prasarana hingga pembentukan koperasi untuk penguatan permodalannya," tukasnya.

 

Untuk itu, petinggi Pemkot ini berharap, peserta yang sudah memilih jenis pelatihan sesuai keminatannya juga harus serius mengikuti tahapan inkubasi ini hingga tuntas.

"Untuk menjadi sukses itu butuh proses kesabaran, ketelatenan serta keuletan didalamnya. Pemerintah hanya bisa memfasilitasi saja, tapi soal berhasil atau tidaknya itu tergantung pada komitmen masing-masing peserta," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskouperindag) Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan peserta pelatihan pupuk cair dan pakan ternak sebanyak 80 orang.

"Kita bagi menjadi dua gelombang dan masing-masing gelombang terdiri dari 40 orang. Hari ini adalah gelombang kedua, dari 40 peserta, yang masih lanjut ikuti pelatihan tinggal 17 orang saja," jelasnya.

Masih kata Ani, peserta ini adalah peserta yang sudah mengisi quisioner sesuai peminatan dalam rangka pendampingan skill untuk pemberdayaan dan kemandirian ekonomi.

"Karena anggaran tahun 2021 terbatas dan jumlah peserta inkubasi yang dilayani juga ribuan. Akhirnya pelatihan pupuk cair dan pakan ternak ini bisa kita gelar tahun 2022," jelasnya.

Masih kata Ani, metode inkubasi tetap menggunakan pola yang sama seperti tahun sebelumnya yakni Pelatihan, Pendampingan, Pemberian Bantuan Sarpras dan Pembentukan Koperasi Sejenis (4P). 

"Dari 28 ribu warga terdampak pandemi Covid-19, hanya 8300 orang yang menyatakan minat mengikuti pelatihan inkubasi. Dan hasilnya, sebanyak 1900 an peserta kini sudah menjadi wirausaha baru," pungkasnya.

Sementara itu, usai membuka pelatihan inkubasi, Ning Ita juga meninjau Pelatihan Inkubasi Rajut yang juga berada di parkiran Rest Area Gunung Gedangan. 

Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini tampak gayeng berkomunikasi dengan para peserta yang sebagian diantaranya adalah anak penyandang disabilitas tuna rungu dari SLB Pertiwi Kota Mojokerto. 

"Mereka ini luar biasa, meski masih anak-anak tapi semangatnya untuk ikuti pelatihan sangat besar. Sampai-sampai mereka lupa makan karena saking seriusnya merajut," ungkapnya.

Semangat inilah, yang kata Ning Ita, patut ditiru oleh peserta inkubasi lainnya. Karena meski mereka berusia belia dan punya keterbatasan pendengaran tapi masih mau berkarya untuk maju. Dwi

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…