SBY Pamer Bela Rakyat Kecil, saat PDIP Emoh Koalisi dengan Demokrat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ternyata pernyataan PDI Perjuangan yang enggan berkoalisi dengan Partai Demokrat, berbuntut. Kader Demokrat kini malah beberkan kinerja SBY saat menjadi presiden dua periode. Makanya, kini saat Partai Demokrat dipimpin AHY, anak sulung SBY, mengeluarkan sikap resmi terhadap PDIP dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Juru bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra menegaskan, partai terbuka untuk berkoalisi. “Kami terbuka berkoalisi dengan parpol yang kebijakannya sama-sama pro rakyat,” tandas Herzaky di Jakarta, Senin (27/6/2022).

 

Berkoalisi dengan Parpol Pro-Rakyat

Karena itulah, lanjut Herzaky, Demokrat berkoalisi dengan sesama parpol mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat. “Kemiskinan berkurang drastis, dan pengangguran berkurang drastis. Parpol-parpol yang memperjuangkan perubahan dan perbaikan nasib rakyat di 2024-2029,” ujarnya.

Menurut Herzaky, partainya terbuka berkoalisi dengan semua parpol selama itu satu misi untuk kemajuan Indonesia kedepannya. “Demokrat seperti ditegaskan oleh Mas AHY, merupakan partai terbuka untuk semua, mengayomi semua, berdasarkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” ucapnya.

 

Era Megawati, SBY dan Jokowi

Herzaky pun membandingkan kepemimpinan era Megawati, SBY dan Presiden Joko Widodo. Terutama terkait prioritas membela rakyat kecil.  Menurutnya, saat menjabat sebagai presiden, SBY memiliki prioritas membela rakyat kecil, memperjuangkan hak-hak dan aspirasi rakyat.

Saat SBY memerintah, kata Zaky, rakyat tidak perlu antre minyak goreng. Harga sembako juga terjangkau dan stabil, tidak naik drastis seperti situasi yang rakyat hadapi enam bulan ini. Di era SBY juga, kemiskinan turun drastis, penduduk miskin berkurang hampir 9 juta orang. Padahal, Pemerintahan SBY diwarisi 36 jutaan penduduk miskin dari Presiden Megawati.

Setelah sepuluh tahun memimpin, SBY mewariskan tinggal 27 jutaan penduduk miskin ke pemerintahan Jokowi. Ada pengurangan sangat signifikan. "Sedangkan lima tahun era Jokowi memimpin, angkanya berkisar 24-26 juta. Hampir tidak ada pengurangan dari era SBY. Bahkan, setelah pandemi, di periode kedua, malah sempat naik lagi ke 28 juta, dan sekarang 26 juta,” ujarnya.

"Begitu pula dengan pengangguran. 10 tahun pemerintahan SBY, pengangguran turun 3 jutaan. Era Jokowi 5 tahun pertama, hanya turun 140 ribuan. Bahkan, ketika pandemi, melonjak drastis penganggurannya,” sambungnya.

Sikap Herzaky ini merespon pernyataan PDI Perjuangan seusai Rakernas minggu lalu yang enggan berkoalisi dengan Partai Demokrat. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto. Hasto, menegaskan partainya tak akan berkoalisi dengan Demokrat.

Hasto, mengakui dinamika politik sudah menunjukkan bekerja sama dengan Demokrat sulit diwujudkan. Pasalnya menurut Hasto, pendukung PDI Perjuangan adalah rakyat kecil yang lebih suka apa adanya dan tidak suka dengan adanya kamuflase politik.

"(Pemilih PDIP adalah wong cilik) tidak suka berbagai bentuk kamuflase politik. Rakyat apa adanya. Rakyat yang bicara dengan bahasa rakyat, sehingga aspek historis itu tetap dilakukan," pungkas Hasto. n erc/jk/cr4

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…