Dalam Sepekan, 2 Komplotan Curanmor Diringkus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polsek Asemrowo menunjukkan barang bukti penungkapan komplotan curanmor yang dibekuk di kawasan Pergudangan Margomulyo, Kamis (30/6/2022).
Polsek Asemrowo menunjukkan barang bukti penungkapan komplotan curanmor yang dibekuk di kawasan Pergudangan Margomulyo, Kamis (30/6/2022).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kasus pencurian motor di Surabaya masih kerap kali terjadi. Dalam sepekan ini polisi telah mengungkap setidaknya dua kasus pencurian motor. Yang pertama di wilayah Osowilangon pada Senin (27/6/2022) lalu dan yang terbaru komplotan curanmor yang beraksi di kawasan pergudangan Margomulyo Surabaya, Kamis (30/6/2022).

Unit Reskrim Polsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak meringkus tiga orang komplotan bandit pencuri motor yang kerap beraksi di kawasan pergudangan Margomulyo, Surabaya.

Tiga bandit itu berinisial AS (35), PR (29) dan AM (33), ketiganya tinggal di Surabaya. Mereka kini sudah ditahan untuk diperiksa lebih lanjut. "Mereka ini komplotan curanmor. Ada perannya masing-masing, dari eksekutor, penjual hingga penadah," terang Kapolsek Asemrowo, Kompol Hari Kurniawan, Kamis (30/6/2022).

Hari menjelaskan, terungkapnya kasus ini bermula dari laporan kehilangan motor di kawasan pergudangan di Margomulyo pada pertengahan Juni 2022. Dari laporan itu, Tim Unit Reskrim melakukan penyelidikan, hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku.

"Kami awalnya dapat dua laporan kehilangan motor milik karyawan di pergudangan Margomulyo. Tim kemudian bergerak melakukan serangkaian penyelidikan dan dapat kami amankan komplotan ini," jelasnya.

Menurut Hari, awalnya timnya menangkap sang eksekutor. Kemudian dikembangkan hingga meringkus penjual dan penadah, yang ternyata satu komplotan.

"Mereka kami amankan di rumah masing-masing. Awalnya kami amankan yang eksekutornya, kemudian kami kembangkan ke penjual hingga penadah. Bahkan kami sampai mencari barang bukti motor curian ke daerah Tuban," beber dia.

Dalam pemeriksaan, komplotan ini mengaku telah beraksi 5 kali. Setiap motor hasil curian, dijual ke penadah seharga Rp 2,5 hingga Rp 3 juta.

Sasaran komplotan ini adalah motor karyawan pergudangan yang kuncinya menempel, lantaran lupa tidak dicabut.

"Jadi mereka ini tidak menggunakan kunci T untuk merusak rumah kunci motor. Dan pengakuannya sudah lima kali. Tapi akan terus kami kembangkan dan dalami, untuk mencari kemungkinan TKP lainnya," tandas Hari.

Sebelumnya, Anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya meringkus tiga tersangka curanmor di Surabaya. Para tersangka telah melakukan aksi pencurian motor sebanyak 4 kali di wilayah jalan Tambak Owosilangun Surabaya.

Para tersangka tersebut yakni MR (37) warga Dupak Bubutan; MZ (34) dan AS (29) asal Jalan Tambak Asri. Ketiganya dicokok di dua lokasi berbeda, Senin (27/6/2022).

Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Akhmad Yusep Gunawan menjelaskan, jika tersangka yang pertama kali diamankan yakni AS. Ia disergap saat melintas di Jalan Ketabang Kali. Dari sana, AS mengakui jika saat itu beraksi bersama MZ dan MR.

“Kami tangkap AS. Penyelidikan berlanjut dan menangkap MR di Dupak Masigit dan MZ di Genting Baru,” kata Yusep, Kamis (30/6) sore.

Dari hasil penyelidikan, ketiga tersangka telah melakukan pencurian sebanyak empat kali di sekitaran Osowilangun. Rata-rata, sasaran motor komplotan ini adalah jenis Honda matic. sb-1/ham

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…