Masuk Mall Wajib Booster, Ojol Minta Dispensasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vaksinasi drive thru yang dilakukan pada para Ojol di Surabaya, beberapa waktu lalu.
Vaksinasi drive thru yang dilakukan pada para Ojol di Surabaya, beberapa waktu lalu.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya– Kebijakan masuk mall wajib sudah vaksinasi booster, meresahkan para pelaku ojek online (Ojol). Untuk itu, Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur meminta dispensasi pada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya maupun pada pengelola mall di kota Pahlawan. Tujuannya, agar ojol yang belum vaksinasi booster diberikan pengecualian untuk ambil orderan makanan di mall atau pusat perbelanjaan.

Hal ini disampaikan Daniel Lukas Rorong, Humas Perhimpunan Driver Online Indonesia PDOI Jawa Timur, menyikapi penerapan vaksinasi booster menjadi syarat mobilitas warga, termasuk untuk masuk mall di Surabaya mulai Minggu (17/7/2022).

Ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Mendagri yang mensyaratkan vaksinasi booster untuk masuk ke sejumlah fasilitas publik.

“Pasalnya, masih banyak rekan-rekan driver online, khususnya ojek online (ojol) yang belum mendapatkan vaksinasi booster,” kata Daniel, kemarin.

Ditambahkan Daniel, bukan karena rekan-rekan ojol tidak mau melakukan vaksinasi booster. Namun banyak dari mereka (ojol) mengeluhkan kesulitan untuk mendapatkan vaksin tersebut.

“Padahal banyak rekan-rekan ojol yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis 1 dan dosis 2,” ujar Daniel.

Untuk itu, PDOI Jatim berharap ada dispensasi khusus ojol yang belum vaksinasi booster bisa masuk mall untuk mengambil orderan makanan dan minuman dari pemakai aplikasi pemesanan online.

“Kalau sampai konsumen atau ojolnya sendiri membatalkan pesanan dikarenakan tidak bisa masuk mall gara-gara belum vaksinasi booster, nantinya akan berpengaruh pada penilaian individunya dalam sistem aplikasi yang dimiliki. Termasuk akan menurunkan pendapatan yang akan diperoleh,” ungkapnya.

Ditambahkan Daniel, solusi terbaiknya adalah, bagi ojol yang belum vaksinasi booster, saat mendapatkan orderan online, bisa menunjukkan aplikasi pemesanan resto atau tenant di dalam mall pada petugas di pintu masuk.

“Jika memang benar-benar bisa menunjukkan orderan online melalui aplikasi, dipersilahkan masuk. Dengan catatan, sudah pernah melakukan vaksinasi minimal dosis satu melalui aplikasi Peduli Lindungi di smartphone mereka, seperti persyaratan sebelumnya,” harapnya.

Daniel juga membantah jika pihaknya menentang penerapan aturan sesuai Surat Edaran (SE) Mendagri yang mensyaratkan vaksinasi booster untuk masuk ke sejumlah fasilitas publik, termasuk mall.

“Jangan salah. Kami malah mendukung sepenuhnya. Toh, itu demi kebaikan dan keselamatan dari kita semua, tak terkecuali untuk rekan-rekan driver online, baik roda dua maupun roda empat. Apalagi sekarang kasus Covid mulai naik lagi. Kan lebih baik antisipasi,” tegas Daniel, salah satu penggugat Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 108 tahun 2017 yang dikabulkan oleh Mahkamah Agung (MA).

Sebelumnya, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya memastikan Surabaya akan menerapkan vaksinasi booster menjadi syarat mobilitas warga, termasuk untuk masuk mal mulai Minggu (17/7/2022).

“Kemarin sudah disyaratkan di Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri. Kita akan menjalankan, karena Pemkot juga satu tujuan. Tapi yang terpenting bagaimana menyelamatkan dan yang terbaik untuk masyarakat,” kata Eri, Sabtu (16/7/2022).

Kebijakan itu, lanjut dia, sudah disosialisasikan ke mall-mall di Surabaya. Di samping itu, seluruh camat dan lurah di Kota Pahlawan juga diminta untuk mendata masing-masing warganya yang belum mendapat vaksin booster.

“Nanti dikumpulkan, kemudian puskesmas dan dinkes langsung ke lokasi melakukan vaksinasi booster. Kemarin sudah bergerak. Dalam sehari, langsung 10 ribu kemarin. Alhamdulillah meningkat, hari ini kita menargetkan 15 sampai 20 ribu,” kata Eri.

Upaya itu dilakukan, untuk kembali mengingatkan masyarakat pentingnya vaksinasi booster untuk menjaga kesehatan.

“Booster ini tidak banter. Orang-orang sudah mulai meremehkan karena sudah vaksin dosis satu dan dua, padahal sekarang kasusnya mulai naik lagi. Maka ini salah satu cara menguatkan kembali,” imbuhnya.

Eri juga menjelaskan, jika sementara ini capaian vaksinasi booster di Kota Surabaya, masih sekitar 44 persen per Jumat (15/7/2022). Dia menambahkan, belum bisa menargetkan jumlah sasaran karena terbentur dengan stok vaksin yang terbatas. Namun, begitu dosis vaksin tersedia maka akan langsung didistribusikan ke masyarakat.

Menanggapi kebijakan vaksinasi booster tersebut, Ika Fujiawanti Promotion Manager ITC Surabaya mengatakan jika pihaknya akan menerapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita sudah dapat surat dari Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengenai ini,” pungkas Eri. alq

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…