SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bagaimana kondisi Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, setelah 14 hari kejadian laporan tembak-menembak di rumahnya, terjadi. Benarkan Putri, alami kekerasan seksual?.
Ternyata hal ini dibantah langsung oleh psikolog, Novita Tandry yang dipercaya untuk mendampinginya. Ia menyebut kondisi fisik Putri, sampai Kamis (21/7/2022), bagus.
Sebelumnya, beredar kabar istri Ferdy Sambo, Putri, ikut mengalami kekerasan fisik. Akan tetapi, hal tersebut dibantah oleh Novita Tandry, psikolog yang ditunjuk Polda Metro Jaya untuk mendampingi Putri. “Saya bertemu Ibu Putri. Dia dalam kondisi fisik yang bagus,” sebut Novi, seperti dilansir dari kumparan.com, kemarin.
Kata Novita, Putri memakai pakaian lengan pendek ketika bertemu dengannya. Tidak terlihat tanda-tanda lebam di wajah dan tubuh Putri. Walaupun demikian, menurutnya, kondisi psikis Putri tidak baik. Ia terguncang.
Beberapa Kali Menangis
“Dia belum bisa berkomunikasi dengan baik. Beberapa kali menangis. Merasa malu karena jadi sorotan utama media pekan ini,” ucap Novita.
Di samping itu, pengacara Sambo, Arman Hanis membenarkan Putri trauma berat dan dalam perawatan intensif. Dia juga menyanggah sang istri Kadiv Propam turut mendapat kekerasan. “Tidak benar sama sekali. Itu informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Harus Dikawal Secara Profesional
Ditempat terpisah, Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso berkomentar, untuk mengetahui kebenaran kabar Putri yang katanya menerima kekerasan. Untuk fairnya, Putri, seharusnya juga ikut diperiksa.
IPW menegaskan, kasus kematian Brigadir Yosua, harus dikawal secara profesional karena melibatkan Sambo yang notabene jenderal bintang dua. “Bongkar kejanggalan-kejanggalannya, terutama soal asal sayatan-sayatan (di tubuh Yosua). Jangan sampai ada impunitas,” jelas Sugeng. n erc/kmp/jk
Editor : Moch Ilham