Sekolah Swasta di Pasuruan Masih Mendapatkan Siswa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan belajar mengajar di salah satu sekolah di Kota Pasuruan
Kegiatan belajar mengajar di salah satu sekolah di Kota Pasuruan

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan– Tak semua sekolah swasta di Kota Pasuruan yang bisa mendapatkan siswa. Lembaga sekolah swasta tetap harus berjuang agar bisa mendapatkan siswa. Bahkan saat tahun ajaran baru, ada sekolah yang minim dengan murid baru.

Salah satunya SMP Islam jalan KH. Abdul Hamid, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Sejak tahun 2019, penerimaan siswa semakin berkurang. Apalagi saat Pandemi Covid 19.

“Meski berkurang, kami tetap Lillahi ta’ala mengajar siswa siswi yang ada. Namun siswa yang masuk ke sini, rata-rata anak yang berhenti dari pondok,” kata salah satu guru yang enggan menyebut namanya itu.

Tapi ada juga sekolah swasta yang justru jumlah siswanya makin banyak. Seperti Salah satunya Taman Kanak-kanak (TK) Al Kautsar jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Tapaan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Di tahun ajaran baru ini, jumlah siswanya meningkat drastis. “Tahun 2021 jumlah siswa mencapai 187 anak. Saat ini mencapai 236 anak,” ujar Baror Masfufah Kepala Sekolah TK Al Kautsar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Mualif Arif menyatakan kemungkinan kondisi ekonomi kurang stabil. Sehingga masyarakat cenderung memilih untuk menyekolahkan putra-putrinya ke sekolah negeri atas dasar pembiayaan yang lebih ringan.

“Terkait pembiayaan pada dasarnya sekolah swasta juga telah diberikan bantuan hibah Kegiatan Belajar Mengajar dalam bentuk bosda,” terangnya.

Penerimaan siswa baru di Kota Pasuruan sudah berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan jumlah Rombongan Belajar (Rombel) yang telah disediakan. “Pada dasarnya pemerintah sudah melakukan sesuai prosedur,” ujarnya.

Ayik, panggilan akrab Mualif Arif mengatakan, beberapa waktu lalu sempat mendapatkan usulan adanya pendirian sekolah baru. Namun pihaknya belum menyetujui lantaran mempertimbangkan rasio jumlah peserta didik dengan jumlah sekolah yang ada. Guna tidak memperbesar masalah kesenjangan jumlah siswa yang bisa terjadi dikemudian hari.

“Untuk kedepannya hal tersebut tetap akan kami jadikan evaluasi untuk pemetaan,” terangnya. ris

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…