Pengacara Akui Tersangkanya Sudah Ada, Penyidik Nyatakan Belum

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana rumah Irjen Ferdy Sambo saat digelar pra rekonstruksi penembakan Brigadir J. Pra rekonstruksi itu digelar secara tertutup pada Sabtu
Suasana rumah Irjen Ferdy Sambo saat digelar pra rekonstruksi penembakan Brigadir J. Pra rekonstruksi itu digelar secara tertutup pada Sabtu

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pengacara keluarga Brigadir Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak menyatakan, kini sudah ada tersangka yang ditetapkan oleh penyidik pada kasus dugaan pembunuhan berencana itu.

"Sudah ada tersangka. Yang pertama yang sudah mengaku dulu sebagai pelaku. Nanti dikembangkan kepada yang lainnya," ungkapnya kepada wartawan, Minggu (24/7/2022).

Tapi Simandjuntak enggan menyebutkan inisial. “Ini masih dirahasiakan dulu untuk kepentingan penyidikan ya," ungkapnya.

Soal kemungkinan tersangka lain yang telah dikantonginya dari informasi penyidik, dia belum mau membeberkan. "Siapapun bisa, karena ukurannya adalah perbuatannya. Tersangka Ada, Inisial....Ada Swastanya..," jelasnya.

 

Bareskrim Belum Tetapkan Tersangka

Sementara Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri mengakui meski telah meningkatkan status hukum laporan dugaan pembunuhan berencana Brigadir J ke tahap penyidikan, tapi belum menetapkan seorang tersangkanya.

"Penyidik belum menetapkan siapa pun sebagai tersangka," kata Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu (23/7/2022).

 

Kapolres Dianulir Kadiv Humas

Advokat Simandjuntak sebut punya rekaman video dari kamera pemantau (CCTV) di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, semrawut. Semula Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) Kombes Budhi Herdi Susianto, mengatakan bahwa CCTV di rumah Ferdy Sambo mengalami kerusakan. Ini disampaikan setelah ia melakukan olah TKP di rumah Irjen Ferdy Sambo, atasannya.

Tapi kini telah ditemukan dan langsung diungkapkan timsus yang dibantuk Kapolri. "Kami sudah menemukan CCTV yang bisa mengungkap secara jelas tentang konstruksi kasus ini," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Rabu (20/7).

Timsus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu menemukan rekaman CCTV tentang insiden yang menyebabkan kematian Nofryansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

"Kami sudah menemukan CCTV yang bisa mengungkap secara jelas tentang konstruksi kasus ini," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Rabu (20/7).

Tentu saja keterangan Irjen Dedi itu langsung mementahkan pernyataan Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) Kombes Budhi Herdi Susianto tentang CCTV di rumah Ferdy Sambo.

Sebelumnya, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan bahwa CCTV di rumah Ferdy Sambo mengalami kerusakan. Alhasil, Kombes Budhi pun langsung dicopot dari jabatannya sebagai orang nomor satu di Polres Metro Jakarta Selatan. "Nanti (rekaman CCTV) akan dibuka oleh timsus saat penyidikan sudah selesai," kata perwira tinggi Polri itu.

Oleh karena itu, Dedi belum bersedia membeberkan isi rekaman tersebut. Menurut dia, timsus akan menyampaikan temuan itu secara terperinci.

 

Disampaikan Secara Komprehensip

"Jadi, tidak sepotong-potong, kami akan menyampaikan secara komprehensif apa yang telah dicapai oleh timsus yang dibentuk oleh Bapak Kapolri," tutur Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Dedi mengatakan, prarekonstruksi ini dilakukan tim penyidik gabungan dari Polda Metro Jaya. Serta melibatkan sejumlah petugas lainnya. "Betul, kegiatan tersebut dilaksanakan Polda Metro Jaya juga melibatkan Inafis, Labfor, Dokpol, dan tim gabungan penyidik," tambah Dedi dalam keterangan tertulis hari Sabtu (23/7).

Terkait dengan pernyataan pihak keluarga yang mengarah ke pelaku ataupun tersangka, Andi menekankan, penyidik Dit Tipidum masih belum menetapkan status hukum seseorang dalam perkara tersebut.

Kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J ini sendiri dilaporkan oleh pihak keluarga melalui tim kuasa hukum ke Bareskrim Polri. "Sudah (naik penyidikan)," ucap Andi.

Andi menjelaskan, peningkatan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan itu melalui proses gelar perkara yang dilakukan pada Jumat 22 Juli 2022. "Barusan selesai gelar perkaranya," tutur Andi.

 

Polemik CCTV Irjen Ferdy

Polemik belum berhenti soal kondisi CCTV di rumah Ferdy. Pasalnya, dekoder CCTV di kompleks Irjen Ferdy Sambo juga sempat diganti. Fakta ini muncul dari Ketua RT setempat, Mayjen Pol (Purn) Seno Sukarto. Dia mengatakan alat CCTV di pos satpam dekat rumah Ferdy Sambo diganti sehari usai kejadian.

"Maksudnya itu bukan CCTV di rumah Pak Sambo (yang diganti), (tetapi) CCTV alatnya yang di pos (yang diganti)," ujar jenderal bintang dua ini kepada wartawan yang menjumpainya di rumahnya pada Rabu (13/7/2022).

Mantan Kapolda Aceh itu mengaku tak tahu detail bagaimana dekoder CCTV tersebut diganti seusai penembakan di rumah Irjen Ferdy Sambo. Seno bercerita, dia hanya mendapat laporan tersebut dari satpam. "Digantinya hari Sabtu (9 Juli), saya tahunya hari Senin (11 Juli)," ujarnya.

 

Bukti Petunjuk Rekaman CCTV

Terkini, Polri menyatakan telah menemukan bukti petunjuk berupa rekaman CCTV terkait kasus penembakan Brigadir Yosua di rumah Irjen Ferdy Sambo. Bukti CCTV itu langsung diproses di Puslabfor untuk digital forensik.

Rekaman yang diduga perjalanan Eks Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo yang dikawal Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J, telah ditemukan.

Rekaman tersebut diduga perjalanan komandan dan anak buah tersebut dari Magelang, Jawa Tengah hinggaJakarta. Penemuan CCTV tersebut dibenarkan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Pihaknya menyampaikan, rekaman CCTV yang ditemukan Tim Khusus Mabes Polri tresebut dapat menguak kasus kematian Brigadir J. Apakah kematian Brigadir J benar di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, atau di lokasi lain.

 

CCTV dari Magelang Ketemu

“CCTV dari mulai Magelang sampai TKP sini sudah ditemukan oleh penyidik," ujar Dedi kepada wartawan di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2022), dilansir oleh Kompas.com.

Pihaknya juga menyampaikan CCTV di sepanjang TKP atau Rumah Dinas Irjen Pol Ferdy Sambo, juga sudah ditemukan. Saat ini, kata Dedi, seluruh CCTV tersebut sudah diserahkan ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk dianalisa.

Irjen Dedi mengatakan, prarekonstruksi tersebut dilakukan agar kasus dugaan pembunuhan tersebut dapat dibuktikan dengan Scientific Crime Investigation (SCI). "Agar case tersebut dapat dibuktikan secara ilmiah (SCI) di TKP," jelas Dedi. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD  ‎

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD ‎

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan pasar desa harus terus dikembangkan karena menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat sek…

Sidang Kasus Maidi: Saksi Sebut Dana Pengamanan Rp2,7 Miliar Dianggarkan untuk Omah Etan dan Omah Kulon 

Sidang Kasus Maidi: Saksi Sebut Dana Pengamanan Rp2,7 Miliar Dianggarkan untuk Omah Etan dan Omah Kulon 

Rabu, 22 Jul 2026 15:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - ‎Persidangan lanjutan perkara dugaan pemerasan dengan modus CSR dan gratifikasi fee proyek yang menyeret Walikota Madiun nonaktif M…

Pemkot Surabaya Percepat Bangun Rumah Pompa Baru di Ketintang, Antisipasi Musim Hujan

Pemkot Surabaya Percepat Bangun Rumah Pompa Baru di Ketintang, Antisipasi Musim Hujan

Rabu, 22 Jul 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pengendalian genangan di wilayah selatan Kota Pahlawan, Pemerintah Kota…

Lewat Pengaturan Arus Lalin Pagi, Polsek Garum Beri Rasa Aman dan Nyaman Pengguna Jalan Raya

Lewat Pengaturan Arus Lalin Pagi, Polsek Garum Beri Rasa Aman dan Nyaman Pengguna Jalan Raya

Rabu, 22 Jul 2026 15:34 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Untuk memberikan rasa aman dan nyaman pengguna jalan raya di jalan raya Talun yang begitu padat pada Rabu pagi (22 Juli 2026)   …

Pemkot Siap Sulap Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Spot Belajar Energi Terbarukan

Pemkot Siap Sulap Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Spot Belajar Energi Terbarukan

Rabu, 22 Jul 2026 15:29 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) terus berkomitmen mengembangkan Kebun Raya…

Percepat Program GAYATRI, Bojonegoro Gelar Bimtek Serentak di Tiga Kecamatan

Percepat Program GAYATRI, Bojonegoro Gelar Bimtek Serentak di Tiga Kecamatan

Rabu, 22 Jul 2026 15:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Untuk memastikan para penerima manfaat siap mengelola usaha peternakan secara mandiri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro…