CCTV Ungkap Brigadir J Ada di TKP Pukul 17.00 WIB, 30 Menit Kemudian Mati Terlungkup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komnas HAM menunjukkan bagaimana tim Digital Forensik mengungkapkan CCTV terkait kematian Brigadir J pada 8 Juli 2022 lalu
Komnas HAM menunjukkan bagaimana tim Digital Forensik mengungkapkan CCTV terkait kematian Brigadir J pada 8 Juli 2022 lalu

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pasca pihak kepolisian mengungkap rekaman CCTV, keberadaan Irjen Ferdy Sambo, mulai terendus. Dari rekaman CCTV ditemukan Ferdy dan Istrinya, tiba di rumah kompleks Polri Duren Tiga, Mampang, Jakarta Selatan, beda dua menit sekitar pukul 17.00 wib. Kini dipertanyakan jam berapa Ferdy benar benar tes PCR di tempat lain?

Menurut rekaman CCTV sekitar pukul 15.50 WIB, Brigadir J masih terlihat terakhir di rumah pribadi. Dalam rekaman itu terlihat Putri Chandrawati, Istri Ferdy Sambo, juga berada di rumah singgah Duren III hanya selama 11 menit, mulai pukul 17.10 sampai 17.21 WIB. Sementara Ferdi Sambo menuju rumah singgah Duren III sekitar pukul 17.12 WIB.

Ia berangkat dari rumah pribadi yang tak jauh (sekitar 1 km). Selisih dengan Putri hanya sekira dua menit.

Ferdy dan istri berada di rumah singgah Duren III (rumah pribadi) pada saat hampir bersamaan menumpang dua mobil berbeda yaitu Toyota Alpard dan Lexus. Jarak antara rumah pribadi di Umah Saguling III dengan rumah dinas di Duren III yang dipakai rumah singgah sekitar 1 km. CCTV ini kini terus dikaji oleh penyidik yakni dari beberapa tetangga Ferdy Sambo. Namun yang menjadi sasaran utama penyidik adalah CCTV di rumah dinas dan tetangga sebelah rumah Ferdy serta pos sekuriti.

 

CCTV Dilaporkan Rusak

Saat itu, CCTV itu dilaporkan rusak setelah diamankan petugas. Hingga pukul 17.50 WIB, wajah Brigadir J tak terlihat lagi dari rekaman CCTV. Kemana 1 jam lebih Brigadir J tak kelihatan di CCTV, itu yang masih menjadi pertanyaan besar.

Namun pukul 17.50 WIB, Provos terlihat di lokasi Duren III. Tidak jelas mengapa Provos muncul di lokasi itu. Sekitar pukul 17.11 WIB terlihat ada mobil Patwal mundur ke TKP atau rumah dinas.

Diasumsikan dalam waktu itu Brigadir J ditemukan tewas dengan posisi tertelungkup dengan kondisi luka tembak dan luka lain.

 

CCTV di Puslabfor

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dihubungi, mengaku beberapa barang bukti yang diamankan penyidik seperti CCTV dan ponsel sudah ada di Puslabfor dan masih didalami secara scientific investigation.

Aktivitas Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sebelum insiden yang menewaskan Brigadir J terekam kamera CCTV.

Rekaman tersebut merupakan rekaman dari rumah pribadi Ferdy Sambo yang terletak di Umah Saguling III, tak jauh dari rumah dinas yang diduga jadi lokasi Brigadir J tewas.

Berbeda dari CCTV di rumah dinas yang rusak, CCTV di rumah pribadi Ferdy Sambo dalam kondisi yang baik sehingga isinya bisa dilihat.

Dalam rekaman itu, terdapat pula Brigadir J yang masih hidup dan dalam kondisi sehat. "Iya mas (rekaman CCTV di rumah Ferdy Sambo ada Brigadir Yosua sebelum tewas)," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo, Selasa (26/7/2022).

Diketahui CCTV tersebut berasal dari rumah Irjen Ferdy di Jl. Saguling III. Dalam rekaman tersebut, diketahui rombongan pulang dari Magelang pukul 15.30 WIB. Sekitar 2 menit kemudian masih tampak Brigadir J di rumah utama. Tak lama kemudian Putri Candrawathi dan Brigadir J melakukan tes PCR di rumah utama.

 

Keberadaan Ferdy Versi Kepolisian

Dari rekaman tersebut diketahui bahwa proses tes PCR dilakukan di dalam rumah Irjen Ferdy Sambo. Namun menurut keterangan dari pihak kepolisian, pada saat peristiwa terjadi, Irjen Ferdy Sambo dilaporkan sedang menjalani tes PCR di luar rumah.

Atas rekaman tersebut, keberadaan Irjen Ferdy Sambo, kini dipertanyakan. Pasalnya sang istri mengundang tim medis untuk melakukan tes PCR di dalam rumah, namun Irjen Sambo justru melakukan tes di luar.

Dalam rekaman CCTV Ferdy Sambo terlihat menuju rumah singgah Duren III sekitar pukul 17.12 WIB.

Sementara itu hingga pukul 17.50, wajah Brigadir J sudah tak terlihat lagi dalam rekaman CCTV. Sekitar pukul 17.11 WIB terlihat ada mobil Patwal mundur ke TKP atau rumah dinas. Diasumsikan dalam waktu itu Brigadir J ditemukan tewas. Hal itu disampaikan oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Dedi menyebut, saat ini penyidik masih mendalami beberapa barang bukti termasuk bukti CCTV yang ada. CCTV itu kini terus dikaji oleh penyidik yakni dari beberapa tetangga Ferdy Sambo.

Namun yang menjadi sasaran utama penyidik adalah CCTV di rumah dinas dan tetangga sebelah rumah Ferdy serta pos sekuriti.

Terungkap isi rekaman CCTV yang diambil di rumah utama Irjen Ferdy Sambo, ternyata keberadaan Brigadir J ikut terekam.

 

Punya 2 Rumah

Irjen Ferdy punya dua rumah yang berdekatan. Rumah utama atau rumah pribadi Ferdy Sambo berada di Jalan Saguling III, berlokasi tak jauh dari rumah dinas atau rumah singgahnya yang diduga jadi lokasi Brigadir J tewas tertembak.

Dari informasi yang dihimpun, CCTV di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo sempat menangkap aktivitas Brigadir Yosua beberapa saat sebelum tewas dan dalam keadaan sehat.

Dalam rekaman itu juga dikabarkan terlihat kepergian Brigadir Yosua dari rumah pribadi jenderal bintang dua menuju kompleks Polri Duren Tiga, Mampang, Jakarta Selatan. Namun, Dedi tidak menjelaskan secara details karena semua CCTV di yang diambil penyidik masih diperiksa laboratorium forensik.

Informasinya, rombongan Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi pulang dari perjalanan Magelang sekitar pukul 15.30 WIB.

Sekitar 2 menit kemudian masih tampak Brigadir J di rumah utama. Tak lama kemudian Putri Candrawathi dan Brigadir J melakukan tes PCR di rumah utama. Sang istri Putri Candrawathi dan ajudan Brigadir J melakukan tes PCR di rumah.

Padahal di rumah pribadi ada fasilitas PCR, tapi kenapa Irjen Pol Ferdy Sambo mengaku tes PCR di luar?

Sekitar pukul 15.50 WIB, Brigadir J terlihat terakhir kali di CCTV di rumah pribadi. Dalam rekaman itu terlihat Putri Chandrawati, Istri Ferdy Sambo, berada di rumah singgah Duren III hanya selama 11 menit, mulai pukul 17.10 sampai 17.21 WIB. Sementara Ferdi Sambo menuju rumah singgah Duren III sekitar pukul 17.12 WIB.

Ia berangkat dari rumah pribadi. Selisih dengan Putri hanya sekira dua menit. Ferdy dan istri berada di rumah singgah Duren III pada saat hampir bersamaan menumpang dua mobil berbeda yaitu Toyota Alpard dan Lexus.

Jarak antara rumah pribadi di Umah Saguling III dengan rumah dinas di Duren III yang dipakai rumah singgah sekitar 1 km. CCTV ini kini terus dikaji oleh penyidik yakni dari beberapa tetangga Ferdy Sambo.

Namun yang menjadi sasaran utama penyidik adalah CCTV di rumah dinas dan tetangga sebelah rumah Ferdy serta pos sekuriti. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jakarta serta Direktorat Jenderal Pajak Kantor…