Pengacara Brigadir J, Bertekad Buru Aktor Utama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Presiden Jokowi Minta Timsus Bentukan Kapolri Ungkap Kasus Brigadir J, Sejujur-jujurnya

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ditengah hiruk pikuknya penanganan kematian Brigadir J, muncul pernyataan mengejutkan dari Pengacara keluarga Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak. Selain peringatan dari presiden melalui Menko Polhukam Mahfud MD, Selasa (2/8/2022) kemarin.

Pada hari ke 26, advokat Kamaruddin Simanjuntak mengultimatum aktor utama yang menghabisi nyawa kliennya. Ia menegaskan, pelaku apa pun pangkatnya, tidak akan bisa lari.

Kamaruddin menegaskan, tim kuasa hukum keluarga Brigadir J terus bekerja keras memburu pelaku utama kasus tersebut.

“Kepada para pelaku, siapa pun anda yang telah menghabisi nyawa almarhum Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat sadar dan bertobatlah. Anda sekarang mungkin berpikir bisa lari. Tapi saya katakan di mana pun anda, kami akan buru dan Tuhan melihat apa yang sudah diperbuat,” kata Kamaruddin, Selasa (2/8/2022).

 

Sehebat Pelaku Kejahatan

Kamaruddin mengingatkan, sehebat apa pun pelaku merencanakan kejahatan, lama-lama akan terungkap juga. Untuk itu, ia meminta pelaku segera menghubunginya.

“Sehebat apa pun saudara-saudari misalnya melakukan atau merencanakan kejahatan ini, tapi di mata tuhan semua terbuka. Oleh karena itu, bila anda membutuhkan perlindungan hukum, segera hubungi. Saya berjanji akan melindungi,” Simandjuntak menambahkan.

 

Permintaan Ke-3 Presiden

Presiden Jokowi ketiga kalinya, meminta kepada Tim Khusus bentukan Kapolri ungkap kasus tewasnya Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo, sejujur-jujurnya.

Perintah Jokowi tersebut dsampaikan oleh Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD.

Mahfud MD yakin, jika ada sesuatu yang tersembunyi atau disembunyikan dalam kasus kematian Brigadir J, pasti akan terbongkar juga.

Hal itu disampaikan Mahfud MD setelah rapat terkait RKUHP di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/8/2022).

“Kalau ada yang tersembunyi atau disembunyikan nanti akan terlihat kalau ada upaya seperti itu, itu aja,” kata Mahfud MD.

Hanya saja Ketua Kompolnas tersebut enggan masuk ke substansi kasus tewasnya anggota Polri yang mendapat sorotan publik tersebut.

 

Masyarakat Diminta Pantau

Mahfud meminta masyarakat untuk mengikuti pengungkapan kasus, karena pasti ada ujungnya.

“Saya minta masyarakat ikuti saja perkembangan ini nanti akan ada ujungnya saya tidak akan masuk ke substansinya,” kata dia.

Mahfud MD mengatakan rutin mendapatkan laporan dari Komnas HAM terkait penyelidikan kasus tewasnya Brigadir J.

Menko Polhukam menegaskan, sampai kini bukan hanya Komnas HAM sejumlah komponen melaporkan kasus tersebut kepadanya sesuai dengan tugasnya masing-masing.

“Komnas HAM bilang soal lapor istana rutin ya itu dengan saya. Saya koordinasi saya tidak akan masuk substansi karena laporan ke saya itu ya Komnas HAM, masyarakat sipil, pengacara, LPSK,” pungkasnya.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengaku kesulitan dalam mengungkap kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo.

 

Ada Problem Besar

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan kesulitan itu disebabkan kamera pengintai atau CCTV di tempat kejadian perkara (TKP) di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo disebut tak berfungsi.

"Tadi kan saya katakan di TKP itu, menurut mereka, informasi mereka, CCTV itu tidak berfungsi. Ini problem besar," kata Ahmad Taufan Damanik di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (2/8/2022).

Ahmad Taufan Damanik mempersoalkan beberapa pihak yang menyebut jika kasus tewasnya Brigadir J mudah untuk diungkap.

Sebab menurutnya, hingga saat ini Komnas HAM belum mendapatkan bukti-bukti pendukung sehingga susah untuk disimpulkan. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Lapor Polisi Soal Penganiayaan Pacar di Cilandak

Lapor Polisi Soal Penganiayaan Pacar di Cilandak

Kamis, 06 Agu 2026 01:01 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 01:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - Aktris Indonesia bernama Sali Irsalina (36) melapor ke kepolisian soal dugaan penganiayaan pacar di Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta…

Kontribusi Ekonomi Pulau Jawa Capai 54,67% Atas Total PDB Nasional

Kontribusi Ekonomi Pulau Jawa Capai 54,67% Atas Total PDB Nasional

Kamis, 06 Agu 2026 00:56 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan dari 38 provinsi di Indonesia, pertumbuhan ekonomi di …

Indonesia -Thailand Tingkatkan Kerja Sama Pertanian, Hingga Pengolahan Pangan

Indonesia -Thailand Tingkatkan Kerja Sama Pertanian, Hingga Pengolahan Pangan

Kamis, 06 Agu 2026 00:53 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ternyata, kunjungan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Jakarta, berbuah. Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat k…

Usaha Pertambangan Kuartal Kedua 2026 Alami Kontraksi

Usaha Pertambangan Kuartal Kedua 2026 Alami Kontraksi

Kamis, 06 Agu 2026 00:49 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:49 WIB

SURABAYAPAGI.com,Surabaya – Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa sektor usaha pertambangan dan penggalian pada kuartal kedua 2026 mengalami kontraksi …

Empat Pejabat Baru ESDM, Dilantik Bahlil

Empat Pejabat Baru ESDM, Dilantik Bahlil

Kamis, 06 Agu 2026 00:47 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melantik empat pejabat pimpinan tinggi baru di lingkungan K…

KEUSILAN DOKTER BENI, ARAHKAN PASIEN KE KAMAR JENASAH, DISOROT

KEUSILAN DOKTER BENI, ARAHKAN PASIEN KE KAMAR JENASAH, DISOROT

Kamis, 06 Agu 2026 00:44 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kini, dokter Beni Christian Sihombing, tranding topik. Melalui akun Threads @bennychrstn, dokter yang ertugas di Rumah Sakit Umum Daerah…