Pimpinan Ponpes Rodlatul Hanan Berharap Polisi Tetap Kokoh dalam Tugasnya sebagai Pelayan, Pelindung dan Pengayom Masyarakat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KH Mudhofri Ismsil S.Ag selaku pimpinan Ponpes Rodlatul Hanan. SP/Hadi Lestariono
KH Mudhofri Ismsil S.Ag selaku pimpinan Ponpes Rodlatul Hanan. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Gonjang ganjing kasus pembunuhan Alm Brigpol Yoshua yang diduga dibunuh oleh Irjen Pol FS dengan 4 anggotanya sempat menjadi bulan bulanan masyarakat.

Untuk itu salah satu tokoh Agama di Kabupaten Blitar yang sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Rodlatul Hanan di Desa Sawentar Kec.Kanigoro Kabupaten Blitar, KH Mudhofri Ismsil.S.Ag selaku pimpinan Ponpes Rodlatul Hanan di Desa Sawentar Kec Kanigoro Kab Blitar mengajak dan mengharapkan masyarakat tenang atas kejadian tanggal 8 Juli 2022, karena kasus tersebut sudah di tangani oleh pihak berwajib dan jangan terprovokasi dengan berita berita Hoax yang beredar.

Tokoh Kharismatik ini juga mengungkapkan keprihatinannya atas apa yang terjadi di tubuh Polri saat ini yang menjadikan pembicaraan tingkat Nasional.

Sehingga, peristiwa tersebut seakan meruntuhkan citra Polri yang sudah terbangun dengan baik sejak berdirinya Polisi. Atas menyikapi perkembangan beberapa kasus yang melibatkan para petinggi kepolisian di antaranya peristiwa tanggal 8 Juli 2002 di Rumah Dinas Kadiv Propam Polri dan beberapa kasus yang melibatkan oknum oknum Polisi.

Saat Surabaya Pagi menemui tokoh Agama (KH.Mudhofir Ismail S.AG) di Kabupaten Blitar ini usainya Sholat Ashar berjamaah di Masjid Ponpes Roudlotul Hanan Kamis (25/08) Kyai Mudhofir mengatakan, cobaan yang melanda Polri saat ini hendaknya bisa menjadi momentum bagi seluruh anggota kepolisian untuk berintrospeksi, termasuk memperbaiki dan berbenah diri untuk kedepannya.

"Tugas Polisi merupakan Amanah yang harus dan dipatuhi demi kemaslahatan dalam tugas tugas sehari hari sebagai Pelayan, Pelindung dan Pengayom Masyarakat," kata Gus Mudhofir.

Lebih lanjut pria yang bertubuh tinggi tegap ini juga menyampaikan untuk mengajak masarakat tenang dan jangan terpengeruh dengan berita berita Hoax atas perkembangan kasus saat ini yang berkembang.

Untuk itu kami berharap, informasi maupun berita yang tak jelas dari mana sumbernya. Pemberitaan yang cenderung hoax dan tendensius menyudutkan institusi Polri berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan publik.

“Negara tak akan berdiri tegak tanpa adanya polisi. Untuk itu saya mengajak Polri ayo tetap maju sebagai garda terdepan penegakan hukum di negeri tercinta ini, dan kasus ini akan menjadikan pelajaran bagi kita semua," pungkas KH. Mudhofir Ismail kepada Surabaya Pagi. Les

Tag :

Berita Terbaru

Modus Baru, 7 kg Sabu Dikubur

Modus Baru, 7 kg Sabu Dikubur

Rabu, 29 Jul 2026 00:19 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dalam pengungkapan kasus Narkoba, polisi menangkap tiga tersangka dengan barang bukti 7 kilogram sabu. Direktur Reserse Narkoba Polda Riau…

Chat WA Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Diajukan ke Sidang Praperadilan

Chat WA Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Diajukan ke Sidang Praperadilan

Rabu, 29 Jul 2026 00:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:16 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan telah mengantongi sejumlah alat bukti dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi…

Tim 9 Kejagung Baru Periksa Satu dari 4 Saksi Penyidik Polri

Tim 9 Kejagung Baru Periksa Satu dari 4 Saksi Penyidik Polri

Rabu, 29 Jul 2026 00:13 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:13 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna melalui keterangannya menjelaskan Selasa (28/7) tim Sembilan Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan…

Pejabat Bea Cukai Golongan III D, Terima Gratifikasi Rp 7,6 Miliar

Pejabat Bea Cukai Golongan III D, Terima Gratifikasi Rp 7,6 Miliar

Rabu, 29 Jul 2026 00:10 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.com - Budiman Bayu Prasojo (BBP), selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC Bea Cukai, didakwa menerima gratifikasi senilai Rp 7,6 miliar. Jaksa…

Kematian Kepala Rumah Tangga Mantan Jampidsus Masih Misterius

Kematian Kepala Rumah Tangga Mantan Jampidsus Masih Misterius

Rabu, 29 Jul 2026 00:08 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:08 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan hingga Selasa (28/7) masih menyelidiki…

Satgas Anti-Premanisme & Mafia Tanah Surabaya, Gerak

Satgas Anti-Premanisme & Mafia Tanah Surabaya, Gerak

Rabu, 29 Jul 2026 00:05 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kasus pendudukan paksa sebuah rumah toko (ruko) di Surabaya menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. VIRAL di media sosial…