Pelaku Pembacok Siswa SMK di Mojokerto, Teman Sekelas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
3 Pelaku pembacokan siswa SMK Raden Patah, Mojokerto, diamankan. Salah satunya yakni teman sekelas korban.
3 Pelaku pembacokan siswa SMK Raden Patah, Mojokerto, diamankan. Salah satunya yakni teman sekelas korban.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Polisi meringkus 3 pelaku pembacokan MBA (18), siswa kelas 3 SMK Raden Patah, Mojosari, Mojokerto. Salah satu pelaku ternyata teman satu kelas korban.

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar mengatakan tiga pelaku itu berinisial FBH (18), teman satu kelas korban, serta MS (20) dan MRS (22), teman satu kampung pelaku FBH. Ketiga pelaku adalah warga Kecamatan Ngoro, Mojokerto.

"Alhamdulillah Satreskrim Polres Mojokerto telah membekuk pelaku dalam kurun waktu 3 jam. Kami kembangkan ke dua pelaku lainnya, tidak sampai 12 jam juga kami tangkap," kata Apip kepada wartawan di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari, Kamis (15/9/2022).

Pembacokan itu dialami MBA saat perjalanan pulang setelah mengikuti ujian pertengahan semester di SMK Raden Patah, Mojosari pada Rabu (14/9). Saat itu siswa kelas 3 jurusan permesinan ini berkendara seorang diri menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam nopol S 4243 QN.

Sampai di Jalan Airlangga, Kelurahan Kauman, Mojosari sekitar pukul 13.50 WIB, ia dibacok pelaku menggunakan sebilah celurit. Sehingga pelajar asal Desa Tawangsari, Bangsal, Mojokerto ini menderita luka bacok di bahu kanan dengan 10 jahitan. Kedalaman lukanya 5-8 cm.

Apip menjelaskan, setelah mengumpulkan alat bukti yang cukup, Tim Jatanras Unit Tipidum Satreskrim Polres Mojokerto lebih dulu meringkus FBH di rumahnya di hari yang sama sekitar pukul 17.50 WIB.

Tim kemudian meringkus MS sekitar pukul 23.00 WIB dan MRS sekitar pukul 23.45 WIB di rumah masing-masing.

"Para pelaku kami kenakan pasal 170 KUHP subsider pasal 351 KUHP juncto pasal 55 dan 56 KUHP, ancaman hukumannya 7 tahun penjara," jelasnya.

Tidak hanya itu, polisi juga menyita barang bukti berupa pakaian korban dengan bercak darah, sepeda motor Honda Vario nopol S 2336 RG yang digunakan pelaku mengejar korban, serta sebilah celurit untuk membacok korban.

Usai dibacok MBA masih bisa berlari ke IGD RS Kartini di Jalan Airlangga, Mojosari. Kebetulan lokasi pembacokan itu persis di sebelah utara rumah sakit itu. Jarak TKP dengan IGD hanya sekitar 30 meter.

Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi tersebut dipicu rasa dendam. "Salah satu pelaku F merupakan teman satu kelas dengan korban dan merasa dendam karena merasa diejek dan kalah berkelahi," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Gondam Prienggondhani, Kamis (15/9/2022).

Sementara sumber internal di kepolisian menjelaskan, otak pembacokan yakni FBH mengaku pernah berkelahi dengan korban. Namun, saat berkelahi FBH selalu kalah, sehinga FBH tidak terima.

“Motif pelaku ini sakit hati atau balas dendam. Korban dulu pernah berkelahi dengan F. Nah F ini kalau berkelahi selalu kalah, kalau ketemu selalu diejek-ejek, sehingga sakit hati dan melakukan pembacokan bersama rekan-rekannya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, meski pelaku MS berperan sebagai esekutor pembacokan, sesungguhnya MS dan MRS tidak mempunyai masalah dengan korban. Keduanya melakukan itu karena rasa solidaritas pertemanan.

Kini, ketiga pelaku ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dimasukkan ke sel tahanan Polres Mojokerto.

Mereka dijerat Pasal 170 KUHP Subsider Pasal 351 KUHP Juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Acamam hukumannya 7 tahun kurungan penjara. dwi/ham

Berita Terbaru

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mencegah penyakit, tetapi juga kesiapan menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan …

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Ikatan…

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan, di musim kemarau yang panjang ini,…

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Setelah debit sumur warga terus menurun saat musim kemarau panjang, kini sedikitnya 50 desa di 12 kecamatan di Kabupaten…

Siap Dibuka 28 September, Tiket Online Kawasan Taman Kawah Ijen Sudah Bisa Dipesan

Siap Dibuka 28 September, Tiket Online Kawasan Taman Kawah Ijen Sudah Bisa Dipesan

Minggu, 27 Sep 2026 14:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menindaklanjuti penanganan darurat kebakaran dan evaluasi keselamatan kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen Banyuwangi telah…