Ali Affandi Perjuangkan Warga Tambaksarioso dapat Kepastian Tempat Tinggal Layak Setelah dibongkar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Pemuda Pancasila Jatim M Ali Affandi (baju putih) saat mendampingi warga Tambaksarioso Surabaya yang rumahnya akan dibongkar, Selasa 20/9/2022.
Wakil Ketua Pemuda Pancasila Jatim M Ali Affandi (baju putih) saat mendampingi warga Tambaksarioso Surabaya yang rumahnya akan dibongkar, Selasa 20/9/2022.

i

Surabaya - Ratusan warga kelurahan Tambak Sarioso, kecamatan Asemrowo, kota Surabaya resah. Rumah yang sudah mereka tempati puluhan tahun, tak lama lagi akan dibongkar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk perluasan sempadan sungai. Namun sampai sekarang, belum ada solusi tempat tinggal baru bagi mereka.

Selasa pagi, aparat dan sejumlah petugas bersiap melakukan pembongkaran rumah warga. "Kami yakin Pemkot Surabaya akan memberikan keputusan terbaik dengan merekolasi secara layak," kata salah seorang warga dalam pidatonya di lokasi pada Selasa (20/9).

Dari pantauan, puluhan petugas dari kepolisian terlihat mendatangi lokasi itu. Mereka melaukan sosialisasi sebelum membongkar rumah warga. 

Melihat keluhan warga tersebut, Wakil Ketua Pemuda Pancasila Jawa Timur M Ali Affandi meminta agar Pemkot Surabaya memikirkan nasib warga yang rumahnya digusur.

Menurut dia, warga yang direlokasi ke Rusunawa Romokalisari harus mendapat kepastian agar tetap bisa melakukan aktivitasnya sebagai nelayan.

"Ada warga yang mengalami penggusuran oleh Pemkot Surabaya. Tetapi kita juga harus memikirkan mata pencaharian mereka sebagai nelayan. Bagaimana mereka ketika dipindah mendapat kualitas hidup lebih baik, dan layak," katanya di lokasi kejadian.

Dia mengatakan, upaya merelokasi warga ke Rusunawa Romokalisari juga menimbulkan masalah baru. Pasalnya, ada satu rumah warga yang ditinggali 2 sampai 3 kepala keluarga. 

"Ini sudah ada solusi pindah ke rusun, satu rumah tiga KK. Kalau dipindah ke Rusunawa ukuran 4 kali 6 meter untuk tiga KK kan tidak bagus," tambah pria yang akrab disapa Mas Andi itu.

Politisi Partai Demokrat itu berharap agar Walikota Surabaya Eri Cahyadi mencarikan solusi agar warga tetap bisa memperoleh tempat tinggal yang layak. Setelah rumah mereka digusur oleh Pemkot Surabaya. 

"Saya yakin mas Walikota Eri Cahyadi akan mencarikan solusi terhadap masalah ini. Dan Insya Allah warga akan kooperatif dan sebelum digusur sudah ada solusi," pungkas Mas Andi didampingi Anggota DPRD Jatim Hartoyo dari Partai Demokrat.

Seperti diketahui, Pemkot Surabaya menggusur 300 rumah warga kelurahan warga Tambak Sarioso, kecamatan Asemrowo, kota Surabaya. Keputusan itu diambil karena Pemkot Surabaya berencana memperluas sempadan sungai, untuk mencegah banjir di kawasan itu. 

Keputusan itu sempat mendapat perlawan dan warga menggugat Pemkot Surabaya ke PTUN. Tetapi, dalam putusan banding, warga mengalami kekalahan sehingga rumah mereka akhirnya tergusur. ari

Tag :

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…