Dituding Tahan Ijazah Siswa, Ini Penjelasan Kasek SMK PGRI 2 Kota Kediri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasek SMK PGRI 2 Kota Kediri, Harun saat menunjukan penyerahan ijazah milik siswa
Kasek SMK PGRI 2 Kota Kediri, Harun saat menunjukan penyerahan ijazah milik siswa

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Sejumlah aktivis Ikatan Pemuda Kediri (IPK) menggelar aksi demo di depan sekolah SMK PGRI 2 Kota Kediri, Kamis (13/10/2022). Aksi itu buntut dari dugaan adanya penahanan ijazah milik Achmad Arsyananta, salah satu siswa di sekolah tersebut.

Ijazah milik siswa jurusan multimedia itu diduga ditahan sekolah karena memiliki tunggakan iuran sebesar Rp 4,496 juta. Tunggakan itu meliputi iuran study tour, dies natalis, ujian dan SPP. Akibatnya selama dua tahun ijazah milik siswa yang beralamat di Kelurahan Pakelan itu masih berada di sekolah.

Kasus ini selesai sejak siswa tersebut membuat surat pernyataan di sekolah dan mengambil ijazah miliknya, Selasa (11/10/2022) kemarin. Isi surat pernyataan itu, Achmad berjanji jika memiliki rezeki lebih akan melunasi tunggakan iuran miliknya.

Kepala Sekolah SMK PGRI 2 Kota Kediri, Harun menegaskan, tudingan tersebut tidak benar. Menurutnya di sekolah yang dipimpinnya tersebut tidak ada penahanan ijazah siswa.

“Kita sama sekali tidak menahan ijazah. Jadi jika ada tudingan sekolah menahan ijazah siswa itu tidak benar,” tegasnya.

Lanjut Harun, kasus tersebut mungkin karena ada kesalahpahaman. Pasalnya, jika terdapat siswa yang masih memiliki tanggungan iuran dan dinyatakan sudah lulus, siswa diminta untuk membuat surat pernyataan di sekolah.

“Jadi memang siswa ini masih memiliki tanggungan di sekolah. Oleh karena itu, jika benar masuk dalam kategori tidak mampu kita minta untuk membuat surat pernyataan. Surat tersebutlah yang nantinya kita jadikan bukti di internal sekolah. Dan kemarin kasus ini sudah selesai setelah ada surat pernyataan yang dibuat siswa tersebut dan ijazahnya juga sudah diambil,” bebernya.

Sementara itu, Saiful Iskak, koordinator aksi mengatakan, unjuk rasa dilakukan karena adanya dugaan penahanan ijazah siswa di SMK PGRI 2 Kota Kediri. Bahkan penahanan ijazah diduga karena siswa memiliki tunggakan iuran.

“Kita tidak ingin kasus seperti ini terulang lagi. Tidak sepatutnya ada penahanan ijazah. Jika karena iuran, sebenarnya untuk SMA/SMK ini kan semua iuran SPP gratis,” tuturnya.

Aksi tersebut dilanjutkan ke DPRD Kota Kediri. Para aktivis meminta wakil rakyat untuk menyampaikan aspirasi mereka ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Mereka juga meminta DPRD Kota Kediri untuk melayangkan surat secara resmi ke Gubernur Jawa Timur. Can

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …