Bupati Sumenep Achmad Fauzi Minta Data Regsosek Semakin Akurat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi SH, MH saat rapat Koordinasi Daerah pendataan awal registrasi Sosial ekonomi di Hotel De Baghraf Sumenep. SP/Ainur Rahman
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi SH, MH saat rapat Koordinasi Daerah pendataan awal registrasi Sosial ekonomi di Hotel De Baghraf Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep – Setelah diminta untuk dilakukannya Data Registrasi sosial ekonomi (Regsosek) Bupati Sumenep, Achmad Fauzi SH, MH. meminta agar data lebih akurat.

Menurut Fauzi, kegiatan ini bisa menghasilkan akurasi data sosial ekonomi yang bisa menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan Pemerintahan Kabupaten Sumenep. 

“Kita melakukannya, semata-mata demi kesejahteraan masyarakat Sumenep,” ujarnya saat memberikan sambutan di Hotel De Baghraf beberapa hari kemarin.

Dikatakan bupati, pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) merupakan pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri dari profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan.

“Jadi data Regsosek ini nantinya, akan menjadi data induk yang akan dipakai oleh lintas lembaga sebagai penggunaan data yang konsisten. Data ini terhubung langsung dengan data induk kependudukan sampai tingkat desa,” terangnya.

Ia juga menjelaskan tentang fungsi data ini adalah untuk memastikan program pemerintah tepat sasaran untuk mewujudkan satu data perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. 

“Misal saat pemerintah akan menyalurkan bantuan perlindungan sosial seperti BLT, PKH, Bansos, subsidi listrik, subsidi BBM dan lain-lain,” urainya.

Selain itu juga bupati menghimbau agar seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD),  baik camat dan seluruh kepala desa (Kades) di Sumenep untuk meningkatkan intervensi program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. “Agar semakin tepat sasaran,” pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…