Arena Judi Jangkrik Digerebek Polisi, Pelajar SMP Tewas Nyebur ke Sungai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Penggrebekan arena judi adu jangkrik di Desa Jeruk Porot, Kecamatan Torjun, Sampang berujung maut. Seorang bocah SMP yang diduga panik mendengar kedatangan polisi, langsung lompat ke sungai. Ia kemudian ditemukan tewas di dasar sungai.

Warga setempat, Haryanto (30) membenarkan informasi penggrebekan ini. Ia mengaku sempat mendengar suara tembakan. Penggrebekan ini digelar pada Jumat (21/10) sore oleh petugas polsek.

"Kemarin begitu polisi datang semua penonton dan pemain judi jangkrik lari terbirit-birit. Ada yang loncat ke sungai yang lagi deras airnya. Ada juga yang ketangkap," kata Yanto, Sabtu (22/10/2022).

Sementara itu, korban tewas gegara melompat ke sungai adalah Sevianto Fajri Purnomo (14), pelajar kelas 2 SMP yang merupakan warga Desa/Kecamatan Torjun, Sampang. Korban datang ke lokasi untuk melihat adu jangkrik yang kerap diadakan di tempat tersebut.

"Tadi orang tuanya memang bilang ke saya kalau anaknya pamit mau lihat jangkrik sama temannya," tutur Yanto.

Sementara itu korban diketahui hilang pascadua jam kabar penggerebekan oleh polisi berlangsung. Proses pencarian dilakukan petugas dari BPBD Sampang dan dibantu warga.

"Jadi proses pencarian sudah kami lakukan sejak tadi malam pukul 20.00 WIB, pencarian sempat dihentikan terkendala pencahayaaan, selain itu kondisi air sedang tinggi, dan arus deras," ungkap Petugas BPBD Sampang Moh Imam.

"Usai subuh tadi, kami tadi sekitar pukul 09.30 WIB kami bersama warga melanjukan pencarian, tadi sekitar pukul 09.30 WIB korban ditemukan warga tertelungkup di dasar sungai sekitar 500 meter dari TKP," imbuhnya.

Polisi pun membenarkan peristiwa tenggelamnya bocah laki-laki di sungai Desa Jeruk Porot, Kecamatan Torjun, berawal dari penggerebekan judi jangkrik. Polisi menyebut telah mengamankan 4 orang pemain judi.

"Iya, memang petugas kemarin sekitar pukul 3 sore melakukan penggerebekan arena judi adu jangkrik di sekitar lokasi," ungkap Kapolsek Torjun AKP Heriyanto, Sabtu (22/10/2022).

Heri mengaku sebelumnya tidak tahu jika ada penonton ataupun pemain yang kabur hingga menceburkan diri. Sebab, karena minimnya personel yang menggerebek, akhirnya petugas lebih fokus mengamankan pemain dan barang bukti.

"Polisi baru mendapatkan laporan pada malam harinya, sekira pukul 18.00 WIB. Orang tua korban melapor ke polsek bahwa anaknya belum pulang nonton adu jangkrik di tempat tersebut," ucap Heri.

Dalam penggrebekan tersebut, petugas juga sempat melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan kerumunan warga di lokasi permainan.

"Kami mengamankan 4 orang diduga pelaku perjudian dengan sejumlah barang bukti yakni uang senilai Rp 775 ribu dan arena adu jangkrik," katanya

Dia menuturkan, warga yang tertangkap basah berada di tempat judi jangkrik masing-masing berinisial S (45) warga Desa Torjun, MF (21) warga Desa Pangilen, AS (35) dan NT (21) keduanya warga Jalan Delima, Kota Sampang.

Heri menjelaskan, taruhan uang saat permainan adu jangkrik sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Kini, keempat terduga pelaku diserahkan ke Mapolres Sampang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Pelaku dikenakan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," pungkasnya.

Berita Terbaru

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada yang menarik di momen Bulan Ramadhan kali ini. Pasalnya, Ibadah Hari Nyepi bertepatan dengan puncak arus mudik Lebaran Idul…

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 yang tinggal menunggu hari, di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung…

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang momen buka puasa saat Ramadhan baru-baru ini mengalami lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir di…

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya tindak lanjut terkait maraknya Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu viral di media sosial (medsos) karena…

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…