Ditinggal Nonton Parade Surabaya Juang, Rumah di Jalan Lawang Seketeng Peneleh Ludes Dilalap Api

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Dalam 24 Jam, Kebakaran di Dua Tempat Berbeda

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Meski memasuki musim penghujan, kebakaran masih kerap menghantui warga. Bahkan dalam sepekan terakhir, peristiwa kebakaran di Surabaya terjadi beberapa kali. Ada yang membakar gudang penyimpanan kardus. Lalu ada yang menghanguskan tujuh rumah petak semi permanen yang dipakai untuk indekos. Dan terbaru, Minggu (6/11/2022) kemarin, sebuah rumah di Jalan Lawang Seketeng yang ditinggal penghuninya menonton Parade Surabaya Juang, dilalap api.

Demikian yang dihimpun tim wartawan Surabaya Pagi dalam sepekan. Terutama peristiwa Sabtu (5/11/2022), kebakaran besar meluluhlantahkan tujuh rumah petak semi permanen di Jalan Kedondong Kidul II.  Dari penggalian yang dihimpun Surabaya Pagi di lapangan, Api diduga berasal dari kompor salah satu warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Dedik Irianto mengatakan, informasi kebakaran tersebut dilaporkan salah satu warga, sekitar pukul 01.30 WIB. “Unit Tempur Pos Grudo tiba di TKP empat menit kemudian, terus langsung melakukan pemadaman,” kata Dedik, ketika dikonfirmasi.

Karena masih kurang, Dedik pun menambah kembali memberangkatkan 15 mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Selain itu, dua kendaraan tangki Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga dikerahkan untuk mempermudah pasokan air.  “Api pokok berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 02.10 WIB, dan situasi baru dinyatakan kondusif pukul 03.45 WIB,” jelasnya.

Akibat kejadian itu sebanyak 14 KK kehilangan tempat tinggal karena hangus terbakar kobaran api. Tercatat, dari 14 KK tersebut ada delapan yang berstatus sebagai masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), baik yang sudah maupun belum terdaftar di Dinas Sosial Surabaya.

 

Kos dari Kayu

Atas peristiwa tersebut, pemerintah kota Surabaya akan membantu perbaikan rumah warga yang terbakar serta mengupayakan tempat tinggal bagi korban kebakaran. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengunjungi warga yang terdampak kebakaran, meninjau tempat pengungsian di Balai RW 6 Kelurahan Tegalsari, dan mengecek kondisi bangunan yang terbakar.

Wali Kota meminta Camat Tegalsari memanggil pemilik indekos dan memperingatkan mereka untuk memperhatikan kelayakan bangunan.

"Kosnya itu terbuat dari kayu, jadi kalau ada kebakaran ya langsung habis bangunannya. Nanti Pak Camat tolong koordinasi dengan Kabag Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, itu didata. Bagi yang kos, dibantu carikan tempat untuk bisa segera pindah di kos yang lebih layak dan pekerjaan," ujar dia.

"Nanti Pak Camat yang saya suruh panggil. Saya ingin panggil pemiliknya, karena ini (bangunan) tidak layak, ngawur ini," katanya.

 

Ditinggal Penghuni

Tak berselang 24 jam, kebakaran kembali terjadi di Surabaya. Kali ini terjadi di kelurahan Peneleh Surabaya. Sebuah rumah di jalan Lawang Seketeng kelurahan Peneleh dilalap si Jago Merah. Saat kejadian, penghuni rumah tidak ada di lokasi karena tengah melihat Parade Soerabaja Djoeang.

Dari data yang dihimpun Surabaya Pagi dari Dinas PMK Surabaya, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 10.44 WIB dan sekitar pukul 10.48 WIB petugas Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

"Api pokok padam sekitar pukul 11.08 WIB pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif," kata Kepala Damkar dan Penyelamatan Kota Surabaya Dedik Irianto, Minggu (6/11/2022).

Beruntung petugas cepat dalam melakukan pemadaman, sehingga api tidak merembet kemana-mana. Untuk menjinakkan api, sebanyak 12 unit mobil Damkar dikerahkan untuk memadamkan rumah tersebut. Sedangkan penyebab kebakaran hingga kini masih belum diketahui secara pasti.

Sebelumnya, pada Selasa (1/11/2022) lalu, sebuah gudang penyimpanan kardus bekas dan glangsing di jalan Gading Pantai kecamatan Mulyorejo Surabaya terbakar. Untung memadamkan api yang membakar bangunan berukuran 15x30 meter tersebut, pemadam kebakaran mengerahkan 4 unit mobil damkar ke lokasi. ari/ham/rmc

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…