RSUD Bangil Ajak Orang Tua Periksakan Anaknya Yang Punya Penyakit Jantung Bawaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu orang tua yang memeriksakan jantung anaknya di RSUD Bangil.
Salah satu orang tua yang memeriksakan jantung anaknya di RSUD Bangil.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Untuk menurunkan angka kesakitan hingga angka kematian anak akibat penyakit jantung bawaan, RSUD Bangil mengajak para orang tua untuk memeriksakan anaknya sedini mungkin.

Pemeriksaan tersebut dalam bentuk deteksi dini penyakit jantung bawaan alias skrining di poli jantung RSUD Bangil, setiap hari selama jam kerja.

Dokter Spesialis Jantung RSUD Bangil, dr David Rubiyaktho menjelaskan, penyakit jantung bawaan dapat diketahui sejak anak dilahirkan. Ada yang terlihat dengan tanda biru dan tidak.

Untuk tanda biru, salah satu ciri yakni bibir anak yang memiliki jantung bawaan akan berubah warna kebiru-biruan atau mirip dengan perokok dewasa ketika sedang menangis. Untuk itu, dengan adanya skrining, setidaknya dapat membantu mengidentifikasi beberapa kasus. Salah satunya mencegah kecacatan atau gangguan yang berakibat fatal.

"Jangan sampai anak terlambat terdeteksi dini. Karena kalau dibiarkan bisa semakin sakit dan resiko kematian semakin tinggi," jelas David saat memeriksa salah satu pasiennya, Rabu (07/12/2022).

Dengan deteksi secara dini, RSUD Bangil memiliki kepedulian dan tanggung jawab yang sama. terutama dalam membantu Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan dalam upaya menurunkan angka kematian pada anak akibat penyakit jantung bawaan.

David mengingatkan meski tergolong jarang, penyakit jantung bawaan tetap harus diwaspadai. Bahkan jika terdeteksi lebih awal, akan membantu kualitas hidup pasien lebih lama.

“Hal ini kami lakukan agar masyarakat lebih mengetahui kondisi kesehatannya," ucapnya.

Sementara itu, saat ditanya seputar kunjungan pasien di setiap harinya, David menegaskan selalu ada antara 1-5 anak yang datang untuk diperiksa kondisi jantungnya. Terlebih ketika peringatan Hari Anak Sedunia dan HUT PERKI beberapa hari lalu, antusiasme para orang tua yang ingin memeriksakan kondisi jantung putra-putrinya sangat tinggi.

"Lebih dari 20 anak yang kami layani kemarin pas acara HUT Perki dan hari anak sedunia. Ternyata lebih drai 50 persen yang kami layani memang punya penyakit jantung bawaan," jelasnya.

Untuk melakukan skring tersebut, RSUD Bangil sudah memiliki EKG atau Elektrokardiogram yang merupakan alat tes sederhana yang biasa digunakan untuk mengukur dan merekam aktivitas listrik pada jantung.

Tes ini ditegaskan David menggunakan mesin pendeteksi impuls listrik yang disebut elektrokardiograf. Yakni sebuah alat yang dapat merekam aktivitas elektrik di dalam jantung seseorang.

Selain itu, ada pula USG Jantung alias Ekokardiografi (EKG) yang dapat memeriksa struktur dan fungsi jantung dengan menggunakan gelombang ultrasonik.

"Kita punya 3 buah alat yang kita pergunakan untuk skrining penyakit jantung bawaan. Lumayan lengkap dengan alat-alat pendukung lainnya," pungkasnya. ris

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…