Keren, Warga Kota Mojokerto Bisa Bayar Pajak Pakai Sampah Berhadiah Umroh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerukan warga Kota Mojokerto untuk membayar pajak pakai sampah. SP/Dwy AS
Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerukan warga Kota Mojokerto untuk membayar pajak pakai sampah. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Warga Kota Mojokerto sekarang dapat menikmati kemudahan dalam membayar pajak. Mereka yang terdaftar sebagai anggota Bank Sampah, bisa menggunakan aplikasi Bajak Sambal Terasi (Bayar Pajak Pakai Sampah Bisa Langsung dan Terintegrasi).

Program bayar pajak itu merupakan program yang ditujukan untuk mempermudah dan meringankan pembayaran pajak bagi para wajib pajak di Kota Mojokerto, dimana pembayaran pajak dilakukan melalui bank sampah dengan mengumpulkan sampah terlebih dahulu secara bertahap.

Pembayaran pajak melalui bank sampah dengan modal sampah merupakan bentuk perluasan akses pembayaran pajak pajak bumi dan bangunan perkotaan. 

Hal tersebut juga merupakan salah satu langkah pemerintah Kota Mojokerto untuk meningkatkan pendapatan pajak bumi dan bangunan perkotaan.

“Bajak Sambal Terasi merupakan sebuah aplikasi pembayaran PBB menggunakan sampah yang langsung terintegrasi data di SISMIOP Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto atas pembayaran di bank sampah, ini sudah tervalidasi dan lunas,” ungkap Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka acara orientasi lapangan kader motivator Kota Mojokerto.

Ning Ita sapaan akrab Wali kota menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto terus berupaya mengatasi persoalan sampah yang ada di Kota Mojokerto. Adapun salah satu cara yang ditempuh Pemkot Mojokerto melalui bank sampah.

Ia berharap dengan adanya program Bayar Pajak Pakai Sampah di Kota Mojokerto (Bapak Samerto) ini bisa meringankan beban warga Kota Mojokerto khususnya dalam membayar PBB-P2.

"Bapak samerto itu sebelum pandemi total nilainya yang masuk kas daerah itu sudah mencapai lebih dari seratus juta dalam setahun, begitu pandemi terjadi penurunan sangat drastis. Harapan saya 2023 kita gerakkan kembali bank sampah dan pembayaran pajak pakai sampah bisa kembali normal di atas 100 juta dalam setahun seperti tahun 2019 dan tahun sebelumnya," ujarnya.

Sementara itu, Endra Antariksa Kepala Bidang Pendapatan BPKPD Kota Mojokerto menjelaskan ada beberapa kanal pembayaran PBB selain melalui bank sampah. Kanal lainnya, seperti melalui mobil pelayanan jemput bola BPKPD Kota Mojokerto, membayar langsung ke kantor pajak, serta melalui toko swalayan seperti Indomaret dan Alfamart. 

Kanal pembayaran itu diharapkan bisa diperluas, sehingga memudahkan masyarakat melakukan kewajiban membayar PBB.

"Diharapkan ketika kanal pembayaran itu diperluas maka memudahkan masyarakat melakukan kewajiban membayar PBB," tuturnya.

Endra pun menambahkan, Bajak Sambal Terasi akan terintegrasi dengan Bank Jatim. Ketika ada kelebihan bayar, saldo berlebih itu akan ditransfer kembali.

"Nantinya, aplikasi ini juga terintegrasi dengan Bank Jatim. Apabila terdapat kelebihan saldo dalam pembayaran PBB, saldo tersebut dapat ditransfer ke rekening Bank Jatim yang kedepannya dapat dipergunakan untuk melakukan pembayaran keperluan lain," imbuhnya.

Melalui Bajak Sambal Terasi, transparansi data pembayaran pajak dapat dilihat dan dipantau secara langsung. Dan untuk menciptakan masyarakat Mojokerto agar taat membayar PBB melalui bank sampah, juga ada undian bulan November 2022 kemarin.

"Atas pembayaran menggunakan bank sampah kami memberikan hadiah berupa tiket umroh bersama dengan pemenang undian dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Magersari, Kecamatan Kranggan dan Kecamatan Prajuritkulon," tutup Endra.

Fenomena baru program bayar pajak pakai sampah Pemkot Mojokerto ini memberikan perubahan pada sisi pengelolaan sampah pada lingkungan masyarakat. Pengelolaan sampah saat ini tidak hanya bertumpu pada pemerintah saja, tetapi masyarakat dituntut dapat mengelola sampah secara mandiri.

Inovasi ini juga sebagai langkah Pemkot Mojokerto untuk menjadikan lingkungannya bersih dan sehat. Dan juga bisa meminimalisir masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena sampah memiliki nilai ekonomis yang dapat meringankan beban warganya. Dwi

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Kasus dugaan keracunan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus meluas. Hingga Rabu (…