Pernyataan Kacabdin Sumenep Tentang Kebijakan Gubernur Jatim Layak Dimutasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jakfar Faruk Abdillah, Pengacara Posbakum Jawa Timur, dan Wartawan Senior tinggal di Surabaya. SP/Ainur Rahman
Jakfar Faruk Abdillah, Pengacara Posbakum Jawa Timur, dan Wartawan Senior tinggal di Surabaya. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kabar yang tak pantas disuarakan oleh Kacabdin  Sumenep, melalui Media online itu tidak seharusnya dimediakan. Apalagi di dalam penulisan berita tersebut, ada kutipan langsung dari pernyataan Kacabdin Sumenep. Perihal Gratis Uang SPP itu hanya janji politik Gubernur saja. 

Pengacara Posbakum Jawa Timur, Faruk Abdillah,  berbicara lantang, agar Gubernur  Jawa Timur, bersikap tegas, meminta pertanggungjawaban dari pernyataan Kacabdin Sumenep, disidak kebenaran faktanya.

Dan bila terbukti, maka yang bersangkutan agar diturunkan jabatannya dan diganti dengan orang baru. Karena dinilai sudah tak menghargai pimpinan diatasnya.

Menurutnya, sebagai media, memiliki kuasa hukum dan penasehat yang bisa dipertanggungjawabkan dalam setiap pemberitaan, bukan asal.

"Dalam media, pernyataan Kacabdin Sumenep, Syamsul Ariefin itu jelas dikatakan langsung, dan dijelaskan, lalu apa yang diragukan," katanya kepada Surabaya Pagi.

Kemudian, kata dia, dalam pemberitaan selanjutnya seolah-olah ada klarifikasi pembenaran, bahwa pernyataan itu diucapkan oleh seorang komite yang kebetulan pada waktu itu ada di ruang kerjanya saat wartawan mewawancarai.

"Dalam pemberitaan tersebut, kacabdin seolah-olah tidak memberikan pernyataan langsung, namun hal tersebut disampaikan oleh seorang komite," terangnya. 

“Nah ilustrasi semacam ini memburamkan persoalan, namun percaya kepada berita awal bahwa pewarta menggunakan kalimat langsung yang dikatakan oleh Kacabdin Sumenep Syamsul Ariefin,” ungkap Wartawan senior yang saat ini tinggal di Surabaya.

"Sebenarnya saya tidak memiliki kepentingan, hanya saja meluruskan kebijakan gubernur yang tujuannya ingin membantu masyarakat miskin dalam pendidikan, malah ditunggangi oleh oknum yang tak bertanggung jawab," imbuhnya.

Jika Kacabdin Sumenep, hendak melakukan klarifikasi pembenaran carilah media pembanding, baik cetak atau online dan media elektronik, lainnya.

"Silahkan, Kacabdin Sumenep, melakukan pembelaan terhadap pernyataan yang terlontar di media, namun pada akhirnya akan tumbang juga, kenapa, karena menutupi kesalahan dengan kebenaran," jelasnya. 

Faruk meminta Gubernur Jawa Timur untuk segera bertindak agar kebijakannya tidak dikotori oleh yang tidak bertanggung jawab.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan SMA/SMK (Kacabdin) Kab. Sumenep, Syamsul Ariefin kepada reporter Surabaya pagi mengatakan lewat WhatsApp pribadinya, 

"Semua pertanyaan di atas sudah saya klarifikasi dan tidak ada masalah," pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…