Bawaslu Kabupaten Blitar Petakan Daerah Rawan Bencana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Team Bawaslu Kabupaten Blitar saat di kantor Desa Bacem. SP/Hadi Lestariono
Team Bawaslu Kabupaten Blitar saat di kantor Desa Bacem. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Guna mengantisipasi kerawanan Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar memetakan daerah rawan bencana di Kabupaten Blitar. 

Untuk itu Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Blitar Priya Hari Santosa mengatakan, pihaknya memetakan titik kerawanan pelanggaran pemilu berdasarkan pengalaman penyelenggaraan Pemilu 2019 lalu selain adanya bencana alam.

"Tak hanya flashback pada tahun 2019, namun untuk titik rawan ini dikhususkan di daerah rawan bencana,” kata Priya.

Dengan adanya pemetaan daerah rawan bencana, dapat menjadi pegangan serta early warning dalam pembentukan tempat pemungutan suara (TPS) khusus pada Pemilu 2024 mendatang. 

Perlu diketahui pemetaan Bawaslu Blitar dilakukan sejak Desember 2022 dengan melibatkan Panwaslu di setiap kecamatan setempat. 

Dalam pemetaan daerah rawan bencana di Kabupaten Blitar ini, Bawaslu Blitar kali ini melibatkan Panwaslu Kecamatan Sutojayan. 

Pada Selasa 27 Desember 2022, Panwaslu Kecamatan Sutojayan telah melakukan verifikasi pemetaan potensi daerah rawan bencana banjir di beberapa kelurahan di Kecamatan Sutojayan yang mungkin terjadi saat pelaksanaan Pemilu serentak pada 14 Februari 2024. 

Berdasarkan kondisi kejadian banjir yang terakhir terjadi di Kecamatan Sutojayan pada 17 Oktober 2022 ditemukan ada 4 kelurahan dan 1 desa yang berpotensi terkena banjir. 4 Kelurahan tersebut antara lain, Kelurahan Kalipang, Sutojayan, Jingglong, dan Kedungbunder. Satu desa yang paling rawan yakni Desa Bacem. 

“Verifikasi pemetaan potensi rawan banjir dilakukan di kantor kelurahan dan kantor desa setempat,” kata Priya pada wartawan di Kantor Bawaslu Jln Ahmad Yani kota Blitar, Kamis  (5/1) pagi.

Lebih lanjut Priya mengungkapkan, lokasi rawan bencana banjir di Kelurahan Kalipang antara lain di RT 001/ RW 001 Lingkungan Bulu dan RT 007/ RW 002 Lingkungan Brubuh. Untuk lokasi pemetaan daerah rawan banjir seperti  di Kelurahan Sutojayan, hasil yang didapat beberapa titik rawan bencana banjir paling parah, ada 4 RT. Untuk detail pemetaan di Kelurahan Kedungbunder, daerah rawan banjir ada di RT 004/ RW 004 Lingkungan Kedungbunder, sedang di Kelurahan Jingglong, titik paling rawan bencana banjir ada di Lingkungan Jenglong ada 4 RT. 

“Sementara untuk Desa Bacem yang paling parah bila banjir, belum kami dapatkan verifikasi daerah rawan bencana karena belum bertemu langsung dengan pemerintah desa setempat,” tambahnya.

Priya menandaskan potensi bencana banjir di beberapa kelurahan dan desa di Kecamatan Sutojayan biasa terjadi di saat musim penghujan dengan curah hujan yang tinggi. 

“Dengan pemetaan ini, dapat dioptimalkan langkah pencegahan terhadap kendala yang mungkin terjadi pada Pemilu 2024. Misalnya dengan penempatan TPS yang aman dari bencana, serta meminimalisasi kemungkinan pelanggaran yang ada” pungkas Priya Hari Santoso. Les

Berita Terbaru

Lazisnu Gandeng China Merchants Foundation Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana di Lamongan

Lazisnu Gandeng China Merchants Foundation Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana di Lamongan

Selasa, 22 Sep 2026 12:53 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PBNU  menggandeng China Merchants Foundation, menggelar pelatihan m…

Status Tanah Dipertanyakan Ahli Waris, Klaim PT Trijaya Kartika Bakal Berujung Gugatan

Status Tanah Dipertanyakan Ahli Waris, Klaim PT Trijaya Kartika Bakal Berujung Gugatan

Selasa, 22 Sep 2026 12:21 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Klaim PT. Trijaya Kartika atas kepemilikan bidang tanah milik Sripah binti Kadir di Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo,…

Lewat Posyandu ILP, Pemkot Kediri Perkuat Pendampingan Kesehatan Lansia

Lewat Posyandu ILP, Pemkot Kediri Perkuat Pendampingan Kesehatan Lansia

Selasa, 22 Sep 2026 12:17 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebagai upaya mendekatkan layanan pemeriksaan, skrining, dan tindak lanjut kesehatan kepada masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Tindaklanjuti RUU Ketenagakerjaan, Pemkab Lumajang Perkuat Dialog Pekerja-Pengusaha

Tindaklanjuti RUU Ketenagakerjaan, Pemkab Lumajang Perkuat Dialog Pekerja-Pengusaha

Selasa, 22 Sep 2026 11:53 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Perluas Cakupan, Satgas MBG Petakan Ketimpangan Jumlah Dapur SPPG di Tulungagung

Perluas Cakupan, Satgas MBG Petakan Ketimpangan Jumlah Dapur SPPG di Tulungagung

Selasa, 22 Sep 2026 11:46 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya dalam memperluas cakupan layanan program MBG kepada sasaran penerima manfaat, Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG)…

Jelang Pilkada 2029, Pemkab Madiun Usulkan Dana Cadangan Rp60 Miliar

Jelang Pilkada 2029, Pemkab Madiun Usulkan Dana Cadangan Rp60 Miliar

Selasa, 22 Sep 2026 11:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat tahun 2029, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, telah mengusulkan…