Kuota Haji Kabupaten Mojokerto Masih Belum Jelas, Tunggu Regulasi Resmi Pusat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Ikfina saat melepas jamaah haji Kabupaten Mojokerto tahun lalu
Bupati Ikfina saat melepas jamaah haji Kabupaten Mojokerto tahun lalu

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Kejelasan kuota keberangkatan jamaah musim haji tahun 2023 atau 1444 hijriah yang dikabarkan penuh masih buram. Pasalnya, hingga kini Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto masih menunggu keputusan resmi dari pusat terkait wacana tersebut.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto M. Zainut Tamam mengatakan, Senin lalu (2/1), Kemenag pusat memang sudah menyatakan kuota haji tahun ini akan penuh kembali seperti sebelum pandemi Covid-19. Namun, sejauh ini belum ada regulasi resmi yang dirilis mengenai hal itu. 

’’Kalau pernyataannya (dari pusat) memang penuh, cuma sampai saat ini belum berani bilang. Karena kita masih nunggu regulasi resminya,’’ ujar dia.

Kendati demikian, Tamam memprediksi pemberangkatan jamaah haji 2023 seharusnya bisa dilaksanakan secara penuh. Menyusul, saat ini kasus Covid-19 semakin melandai ditambah lagi aturan PPKM sudah dicabut.

 ’’Paling lambat mungkin Februari ada keputusan. Karena ibadah haji terlaksana sebelum pertengahan tahun,’’ papar mantan Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Kabupaten Mojokerto ini.

Terkait jamaah yang mendapat prioritas keberangkatan, Tamam menuturkan otomatis sisa calon jamaah tahun lalu bakal berangkat ke tanah suci tahun ini. Yakni dengan jumlah 545 calon jamaah. Sedangkan untuk prioritas calon jamaah lansia, pihaknya mengaku masih menunggu keputusan dari Arab Saudi.

’’Tahun lalu karena virus Covid-19, jadi yang dibolehkan berangkat hanya umur di bawah 60 tahun. Tapi kalau yang lansia atau 60 tahun ke atas, apakah nanti akan berangkat 2023 atau tidak, kita masih belum bisa memberikan keterangan, karena juga masih menunggu kebijakan Arab Saudi,’’ tutur dia.

Sekadar diketahui, tahun lalu, Kabupaten Mojokerto mendapatkan kuota keberangkatan sebanyak 717 jamaah. Dari kuota itu, tercatat 665 orang yang berangkat. Sebanyak 52 orang mengundurkan diri berangkat ke tanah suci. Penyebabnya didominasi karena mereka tidak dapat berangkat bersama keluarga. Baik istri dengan suami, atau bapak dengan anaknya atau juga bersama keluarganya yang lain yang sudah sama- sama mendaftarkan haji.

Namun, ada pula yang batal berangkat dikarenakan sakit. Sebelumnya, data keberangkatan awal, ada 1.262 CJH tahun 2020 yang dijadwalkan berangkat tahun 2022. Namun, karena ada pembatasan kuota jamaah, akhirnya sebanyak 545 calon jamaah urung berangkat. Dwi

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…