Pemkab Sumenep, tak Bisa Berbuat Apa-apa, Proyek Galian C Terus Dikerjakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proyek Galian C diduga mencederai keturunan para Raja di kab. Sumenep, proyek tetap berjalan di bawah Asta Tinggi Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Proyek Galian C diduga mencederai keturunan para Raja di kab. Sumenep, proyek tetap berjalan di bawah Asta Tinggi Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Persoalan Galian C di bawah Asta tinggi itu tidak akan selesai jika pemilik tender proyek itu tetap bekerja di lokasi keramat tersebut, ungkap wakil Indonesia Lanyalla center Sumenep, Sarbini SH, kepada Surabaya pagi kemarin.

"Selintas saya mendengar suara suara dari pinggir tebing yang ketinggian, mengaku kecewa terhadap proyek galian C yang dikerjakan di areal peristirahatan para raja-raja di Kab Sumenep," ujarnya.

Menurutnya, saat ini masyarakat sudah mulai resah dengan adanya penambang yang dibiarkan liar oleh pemerintah daerah, bahkan bungkamnya seakan memberikan dukungan pembebasan bekerja galian C di Kab. Sumenep.

"Jangan salahkan nanti jika murka Allah terjadi seperti di luar daerah yang telah rawan seperti terjadinya bencana alam dan longsor, bahkan bencana yang disebabkan karena bumi dirusak seperti galian C dan pohon pohon ditumbangkan, areal pegunungan diratakan, hanya demi kepentingan bisnis dan destinasi wisata," tegasnya.

Seharusnya persoalan galian C ditanggapi lebih secara serius karena menyangkut generasi kedepan, jangan dirusak hanya untuk kepentingan bisnis semata.

"Semua berkedok, dari masyarakat untuk masyarakat, semua selalu membawa misi visi kebaikan untuk masyarakat, sekalipun lingkup pekerjaannya mencederai masyarakat," ujarnya.

Ia pun miris saat melihat makam para wali yang ada di Asta Tinggi yang sudah tak asri karena banyaknya areal pembangunan toko dan destinasi.

"Pengunjung takziyah, yang hendak ke makam para Raja-raja Sumenep, takutnya berubah, setelah melihat keasrian makam keramat itu sudah mulai diasingkan, bahkan pembangunan destinasi wisata di sekelilingnya menggiurkan, bahkan ada yang telah dibangun," terangnya.

Kemungkinan terbesar kata dia, proyek galian C di bawah Asta tinggi itu juga menjadi destinasi wisata yang akan dibangun oleh pemerintahan desa bekerjasama dengan pemerintah daerah.

"Kita hanya menduga hal terburuk, jika pemerintah daerah tak sigap, dalam menangani proyek galian C itu, berarti patut dicurigai adanya permainan kompensasi antara kedua belah pihak," jelasnya.

Maka ini menjadi tugas media dan lembaga kontrol sosial untuk mengungkap adanya fakta antara pejabat di daerah dan provinsi.

"Kita akan desak pemerintah daerah untuk segera melakukan eksekusi segera mengingat Galian C di sumenep tetap bekerja, terutama proyek yang dibawah Asta tinggi Sumenep"

Untuk itu, masyarakat keturunan pangeran Letnan di Kab. Sumenep, sudah mulai merespon pengaduan proyek Galian C di bawah Asta tinggi tersebut.

Menurut info yang dihimpun media ini, mereka telah menyusun langkah-langkah hukum untuk menghentikan proyek galian C tersebut.

Sementara Kasatpol PP Sumenep, Ahmad Laily Maulidi belum merespon pertanyaan reporter Surabaya Pagi sampai berita ini ditayangkan. AR

Berita Terbaru

Kejurprov Dayung Jawa Timur 2026 Sukses Digelar, Wali Kota Ning Ita Bangga Jadi Tuan Rumah

Kejurprov Dayung Jawa Timur 2026 Sukses Digelar, Wali Kota Ning Ita Bangga Jadi Tuan Rumah

Selasa, 21 Apr 2026 06:23 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 06:23 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan pentingnya olahraga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda se…

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Campus League 2026 Hadir di Surabaya, Usung Standar FIBA dan Regenerasi Atlet Nasional

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Kompetisi basket antarperguruan tinggi bertajuk Campus League Regional Surabaya resmi bergulir pada 22–29 April 2026 di GOR Basket Uni…

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Kinerja Moncer, Bank Jatim Raih Penghargaan dari The Asian Post

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

Senin, 20 Apr 2026 17:24 WIB

SurabayaPagi, Surakarta - 16 April 2026. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sukses meraih penghargaan prestisius dalam ajang The Asian Post…

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Perkuat Sinergi Lewat FKPM, PLN Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Malang

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

Senin, 20 Apr 2026 16:34 WIB

SurabayaPagi, Malang – PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat melalui kegiatan Forum Kemitraan Polisi dan …

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Program Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 14:20 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Program parkir berlangganan yang diterapkan Pemerintah Kota Mojokerto dinilai memberikan kemudahan.  Masyarakat cukup …

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena harga plastik di beberapa daerah mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satunya di Magetan, Jawa Timur. Bahkan tak…