Pakar: Pandemi Covid-19 Penyebab Kasus Campak Tinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Pakar kesehatan Unpad menilai kasus campak di Indonesia yang tinggi dan ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) campak oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) disebabkan pandemi Covid-19. Pada masa tersebut terjadi penurunan imunisasi campak kepada anak-anak.

"Karena pandemi Covid-19 awal-awal, maka sekarang 'panennya' (campak)," ujar Kepala Staf Divisi Infeksi dan Penyakit Tropis Departemen Ilmu Kesehatan Anak Unpad dr Djatnika Setiabudi seperti dikutip dari laman unpad, Senin (23/1).

Ia mengatakan, kenaikan kasus campak salah satunya dipengaruhi pandemi Covid-19. Pada awal pandemi terjadi penurunan cakupan imunisasi kepada anak-anak sehingga menurunkan herd immunity di masyarakat.

Sebelum pandemi, Djatnika mengatakan, penyebaran kasus campak dapat dikendalikan. Kasus tersebut relatif bersifat sporadis dan bukan wabah atau KLB.

Ia pun menduga, kenaikan kasus campak salah satunya lagi dipengaruhi banyaknya yang menolak diimunisasi campak. Campak diketahui sebagai penyakit menular dan jika tidak memiliki ketahanan tubuh bisa terinfeksi sebesar 90 persen.

Mereka yang belum divaksin pun rentan terkena campak. Bahkan dampaknya bagi yang belum diimunisasi rentan mengalami penyakit lain seperti pneumonia, radang otak hingga gizi buruk.

Djatnika mengatakan, pemberikan vaksin campak penting untuk meningkatkan kekebalan kembali. Kemenkes telah menyiapkan imunisasi campak bagi anak usia sembilan bulan, 18 bulan dan anak kelas satu SD. "Tidak ada istilah terlambat untuk diimunisasi, bagi yang belum divaksin segera divaksin," katanya

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mencatat, peningkatan kasus campak di Indonesia sepanjang 2022. Sebanyak 3.341 infeksi dilaporkan, jumlah ini melonjak 32 kali lipat dari tahun sebelumnya yakni sekitar 200 kasus.

Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan Prima Yosephine mengatakan, salah satu penyebab melonjaknya kasus campak lantaran cakupan vaksinasi campak dalam dua tahun terakhir yang merosot tajam. Diketahui, pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir memberikan pengaruh besar pada kekhawatiran orang tua membawa pergi anaknya ke luar rumah.hlt/cmp

Tag :

Berita Terbaru

Peringati HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur, Pemkot Mojokerto Perkuat Semangat Pembangunan Berkelanjutan

Peringati HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur, Pemkot Mojokerto Perkuat Semangat Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 12 Okt 2026 15:49 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Lapangan Sasana Praja Abhipraya B…

Lewat Agregator COOSAE, Pemkot Batu Perkuat Akses Pasar Petani Lebih Luas

Lewat Agregator COOSAE, Pemkot Batu Perkuat Akses Pasar Petani Lebih Luas

Senin, 12 Okt 2026 15:47 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna menghubungkan pasokan hasil panen petani dengan pasar modern secara berkelanjutan, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus…

Viral! Aksi Penistiaan Agama, Pemuda di Bondowoso Tempelkan Alat Vitalnya ke Al-Quran

Viral! Aksi Penistiaan Agama, Pemuda di Bondowoso Tempelkan Alat Vitalnya ke Al-Quran

Senin, 12 Okt 2026 15:18 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini jagad maya dihebohkan dengan unggahan video yang menampilkan pemuda menempelkan alat vitalnya ke kitab suci…

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai langkah strategis dalam mengejar target penemuan 2.499 kasus TBC sepanjang 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo…

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat sebanyak 4.403 jiwa di 21 desa yang tersebar di tujuh kecamatan mengalami…

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Selama musim kemarau panjang, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah…