Emak-emak Pedagang Pasar KLD Geruduk Dewan, Protes Kenaikan Retribusi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Emak-emak pedagang Pasar KLD saat menyampaikan aspirasi di komisi B DPRD Bangkalan
Emak-emak pedagang Pasar KLD saat menyampaikan aspirasi di komisi B DPRD Bangkalan

i

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Sekitar 30 orang pedagang Pasar Ki Lemah Duwur (KLD) Bangkalan melakukan audiensi dengan Komisi B DPRD Bangkalan. Pedagang yang mayoritas emak-emak menolak kenaikan retribusi Pasar.

Mereka mengeluhkan kenaikan retribusi senilai 500 rupiah dan Sewa kios 1000 rupiah per meter.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan Lukman Hakim mengatakan, Sebelum menaikkan retribusi, sehari Pemerintah baik eksekutif maupun legislatif harus mempertimbangkan beberapa aspek terlebih dahulu.

"Kondisi pasar KLD saat ini sepi tidak ada pengunjung hal itu disebabkan adanya pasar pasar liar yang tidak ditertibkan,” kata Lukman.

Sebenarnya kata Lukman, para pedagang tidak keberatan dengan  kenaikan retribusi 500 rupiah ini, asalkan pasar KLD kembali ramai pengunjung.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan kabupaten Bangkalan, Dhenis menjelaskan bahwa kenaikan retribusi 500 rupiah dan sewa kios 1000 rupiah itu telah diatur dalam Perbup No 42  tahun 2021. 

“Jadi kami tidak serta merta menaikkan retribusi, semua sudah diatur dalam Perbup,” terangnya.

Seharusnya kata Dhenis, kenaikan retribusi dan sewa kios ini diberlakukan pada tahun 2022 lalu.

“Perbup nya itu tahun 2021, seharusnya tahun 2022  sudah dinaikkan, namun kenaikan itu diberlakukan pada 2023 ini, ” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Bangkalan M Rokib, SE mengatakan, kenaikan retribusi itu sesuai dengan perkembangan zaman. 

“Kenaikan 500 rupiah  itu sudah logis,” kata Politisi PDI Perjuangan itu.

Rokib, adanya kenaikan retribusi Pedagang pasar tradisional yang mengacu ke Perbup No 42  tahun 2021 banyak pedagang yang belum tahu. 

“Mungkin kurangnya sosialisasi terkait perbup ini,” tutupnya.

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…